Geng Nafsu SeeRakah

kalau tuan puan singgah kat blog ini kan...mohon satu je...tolong baca entri ek..kita share2 ilmu...mane tahu manfaat untuk kita semua di dunia dan akhirat insyaAllah..kedatangan tuan puan amat NafSu SeEraKah hargai.. hohoh! kalu komen pun best gak! hak3!!

Saturday, September 12, 2009

10 malam terakhir

Saturday, September 12, 2009

assalmmualikum

hari ini ana ingin berkongsi dengan anta semua mengenai keistimewaan 10 malam terakhir..
hari ini genaplah 23 ramadahan 1430 hijrah bersamaan dengan 13 september 2009


Berinteraksi dengan Al-Quran

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran (QS.2:185). Pada bulan ini Al-Qur�an benar-benar turun ke bumi (dunia) untuk menjadi pedoman manusia dari segala macam aktifitasnya di dunia. Dan malaikat Jibril turun untuk memuroja�ah (mendengar dan mengecek) bacaan Al-Quran dari Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam Maka tidak aneh jika Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam lebih sering membacanya pada bulan Ramadhan. Iman Az-Zuhri pernah berkata :�Apabila datang Ramadhan maka kegiatan utama kita (selain shiyam) ialah membaca Al-Quran�. Hal ini tentu saja dilakukan dengan tetap memperhatikan tajwid dan esensi dasar diturunkannya Al-Quran untuk ditadabburi, dipahami, dan diamalkan (QS.Shod: 29).

Pada bulan ini umat Islam harus benar-benar berinteraksi dengan Al-Qur�an untuk meraih keberkahan hidup dan meniti jenjang menuju umat yang terbaik dengan petunjuk Al-Qur�an. Berinteraksi dalam arti hidup dalam naungan Al-Qur�an baik secara tilawah (membaca), tadabbur (memahami), hifzh (menghafalkan), tanfiidzh (mengamalkan), ta�liim (mengajarkan) dan tahkiim (menjadikannya sebagai pedoman). Rasulullah saw . bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلّمَ القُرْآنَ وَعَلّمَهُ

� Sebaik-baiknya kamu orang yang mempelajari Al-Qur�an dan yang mengajarkannya�


Qiyam Ramadhan (Shalat Terawih)

Ibadah yang sangat ditekan Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam di malam Ramadhan adalah Qiyamu Ramadhan. Qiyam Ramadhan diisi dengan sholat malam atau yang biasa dikenal dengan sholat tarawih. Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قامَ رَمَضانَ إيماناً واحْتِسَاباً غُفِرَ لهُ ما تَقدّمَ مِنْ ذَنْبِهِ"

� Barang siapa yang melakukan qiyam Romadon dengan penuh iman dan perhitungan, maka diampuni dosanya yang telah lau� (Muttafaqun �aliahi)


Memperbanyak Dzikir, Do�a dan Istighfar

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana kebaikan pahalanya dilipatgandakan, oleh karena itu jangan membiarkan waktu sia-sia tanpa aktifitas yang berarti. Diantara aktifitas yang sangat penting dan berbobot tinggi, namun ringan dilakukan oleh umat Islam adalah memperbanyak dzikir, do�a dan istighfar. Bahkan do�a orang-orang yang berpuasa sangat mustajab, maka perbanyaklah berdo�a untuk kebaikan dirinya dan umat Islam yang lain, khususnya yang sedang ditimpa kesulitan dan musibah.

Do�a dan istighfaar pada saat mustajab adalah:

� Saat berbuka

� Sepertiga malam terakhir, yaitu ketika Allah SWT. turun ke langit dunia dan berkata:� Siapa yang bertaubat ? Siapa yang meminta ? Siapa yang memanggil, sampai waktu shubuh (HR Muslim)

� Memperbanyak istighfar pada waktu sahur. Allah Ta�ala berfirman, �Dan waktu sahur mereka memohon ampun�.

� Mencari waktu mustajab pada hari Jum�at, yaitu disaat-saat terakhir pada sore hari Jum�at.

� Duduk untuk dzikir, do�a dan istighfaar di masjid, yaitu setelah menunaikan sholat Shubuh sampai terbit matahari. Sebagaimana disebutkan dalam hadits:� Barangsiapa shalat Fajar berjama�ah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir hingga terbit matahari, lalu sholat dua rakaat, maka seakan-akan ia mendapat pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna� (HR At-Tirmidzi)


Shodaqoh, Infak dan Zakat

Rasulullah saw. adalah orang yang paling pemurah dan dibulan Ramadhan beliau lebih pemurah lagi. Kebaikan Rasulullah saw. di bulan Ramadhan melebihi angin yang berhembus karena begitu cepat dan banyaknya. Dalam sebuah hadits disebutkan :

أفضل الصدقة صدقة رمضان

�Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan� (HR Al-Baihaqi, Alkhotib dan At-Turmudzi)

Dan salah satu bentuk shodaqoh yang dianjurkan adalah memberikan ifthor (santapan berbuka puasa) kepada orang-orang yang berpuasa. Seperti sabda beliau:

من فطّرَ صائِماً كانَ لهُ مثْلُ أجرِهِ غَيْرَ أنّهُ لا يَنْقُصُ مِنْ أجْرِ الصّائِمِ شيئاً"

�Barangsiapa yang memberi ifthor kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut� (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).


Menuntut Ilmu dan Menyampaikannya

Bulan Ramadhan adalah saat yang paling baik untuk menuntut ilmu ke-Islaman dan mendalaminya. Karena di bulan Ramadhan hati dan pikiran sedang dalam kondisi bersih dan jernih sehingga sangat siap menerima ilmu-ilmu Allah SWT. Maka waktu-waktu seperti ba�da shubuh, ba�da dhuhur dan menjelang berbuka sangat baik sekali untuk menuntut ilmu. Pada saat yang sama para ustadz dan da�i meningkatkan aktifitasnya untuk berdakwah menyampaikan ilmu kepada umat Islam yang lain.


Umrah
Umrah pada bulan Ramdhan juga sangat baik dilaksanakan, karena akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rasulullah kepada seorang wanita dari Anshor yang bernama Ummu Sinan : �Agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw. �.(HR.Bukhari dan Muslim).


I�tikaf

I�tikaf adalah puncak ibadah di bulan Ramadhan. Dan �Itikaf adalah tetap tinggal di masjid taqqorrub kepada Allah dan menjauhkan diri dari segala aktifitas keduniaan.

Dan inilah sunnah yang selalu dilakukan Rasulullah pada bulan Ramadhan, disebutkan dalam hadits :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَه

� Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam ketika memasuki sepuluh hari terakhir menghidupkan malam harinya, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya� (HR Bukhari dan Muslim).


Mencari Lailatul Qadar

Lailatul Qodar (malam kemuliaan) merupakan salah satu keistimewaan yang Allah berikan kepada umat Islam melalui Rasulnya shalallahu �alaihi wa sallam Malam ini nilainya lebih baik dari seribu bulan biasa. Ketika kita beramal di malam itu berarti seperti beramal dalam seribu bulan.

Malam kemuliaan itu waktunya dirahasiakan Allah SWT. oleh karena itu Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam menganjurkan untuk mencarinya. Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam bersabda:

�Carilah di sepuluh terakhir bulan Ramadhan, dan carilah pada hari kesembilan, ketujuh dan kelima�. Saya berkata, wahai Abu Said engkau lebih tahu tentang bilangan�. Abu said berkata :�Betul� . �Apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh dan kelima�. Berkata:� Jika sudah lewat 21 hari, maka yang kurang 9 hari, jika sudah 23 yang kurang 7 dan jika sudah lewat 5 yang kurang 5� (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Al-baihaqi)

Ketika kita mendapatkannya, Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk membaca doa berikut:

اللَّهمَّ إنَّكَ عَفُوٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنىِّ


Menjaga Keseimbangan dalam Ibadah

Keseimbangan dalam beribadah adalah sesuatu yang prinsip, termasuk melaksanakan ibadah-ibadah mahdhoh di bulan Ramadhan. Kewajiban keluarga harus ditunaikan, begitu juga kewajiban sosial lainnya. Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam senantiasa menjaga keseimbangan, walaupun beliau khusu�dalam beribadah di bulaa Ramadhan, tetapi tidak mengabaikan harmoni dan hak-hak keluarga. Seperti yang diriwayatkan oleh istri-istri beliau, Aisyah dan Ummu Salamah RA, Rasulullah shalallahu �alaihi wa sallam adalah tokoh yang paling baik untuk keluarga, dimana selama bulan Ramadhan tetap selalu memenuhi hak-hak keluarga beliau. Bahkan ketika Rasulullah berada dalam puncak praktek ibadah shaum yakni I�tikaf, harmoni itu tetap terjaga.

Thursday, September 10, 2009

Aurat lagi???

Thursday, September 10, 2009
assalammualikum.

ana harap sahabat semua sentiasa dalam dakapan ilahai...
hari ini ana ingin berkongsi dengan sahabat mengenai aurat...
seperti yang kita tahu tren pada aman sekarang lebih menjurus kepasa moden..
moden boleh tapi penjagaan auratnya itu amat penting...
terutamanya golongan hawa...
seperti ana telaha terangkan kepada sahabat2 semua mengenai batas2 pergaulan sebelum ini..
kesinambungannya sama dengan penjagaan aurat...
ia amat penting untuk menjamin kebahagian kita didunia dana akhirat..
ingat apa yang ktia buat atas dunia ini jika baik alhamdulilah..
tetepi ingat jika buruk Allah tidak rugi walaupun sedikit tetapi kita yang akan rugi di akhirat kelak...

kaum hawa mudah untuk menikmati syurga Allah tapi amat mudah jua menikmati neraka Allah..
ingat wahai kaum hawa...
janganlah ante mudah2 memperagakan perhiasan ante kerana azabnya amat pedih..
poeristiwa israk n mikraj telah menerangkan banyak perkarah..
sehinggakan Rasullah s.a.w sendiri turut menumpahkan air mata mengenagkan nasib wanita diakhirat sana...
justeru itu kita sebagai mukmin sepatutnya sentiasa berwaspasa mengenai penutupan aurat ini..
kita boleh mengikuti peredaran zaman tetapi masih menjaga batas2 aurat....

insyaAllah...
waallahhualam

Wednesday, September 9, 2009

Tabiat buruk

Wednesday, September 9, 2009

assalmualikum.

hari ini ana ingin berkongsi dengan sahabat2 tentang tabit buruk yang sukar dibuang tetapi perlu dibuang.
sesuatu yg buruk terutamanya yang jelas haramnya spt arak,judi,merokok,dadah,menonton sesuatu yang lucah,berdua-duan lelaki perempuan dan lln..
mmg sesutu yg haram itu terlalu enak apabila sudah terjebak tetapi wahai sahabat, semua perkara ini tidak dijamin syurga.
ingat kita dijadikan oleh Allah daripada setitis air mani yang hina dan diangkat oleh Allah menjadi makhluk yang terbaik,supaya kita sentiasa bertaqwa kepadanya.
kita telah leka dengan dunia sehingga kita gagal melawan nafsu.
hari ini 18 ramdahan tinggal beberapa minggu lagi kita akan menyambut syawal...
adakah ramadhan kali ini penuh bermakan atau sekadar menahan rasa lapar dan dahaga tanpa memperoleh sebarang ganjaran pahala...

sahabat2 seklian ana berpesan untuk sahabat dan diri ana sendiri...
kadang2 ana pun akan melakukan kemungkaran..
telahir perasaan takut dan menyesal...
tetapi marilah kita sama2 berusaha kearah membunag segala tabik buruk kita supaya kita memperoleh kejayaan didunia dan diakhirat..
Allah menjadikan kita sebagai kalifah didunia insyAllah sebagai penduduk tetap syurgaNya...amin..

Waalahualam..

Monday, September 7, 2009

Ibu Bapa

Monday, September 7, 2009
sebuah ramadahn...

assalammualikum kepada semua sahabat2 ana yang melawat blog ana..
hari ini ana ingin berkongsi sesuatu yg indah..
ana dan sahabat telah berbuka puasa di rumah mak dan ayah angkat di kg kersik salah satu kg di perlis..
mereka sangat mengambil berat..mereka menganggap ana seperti anaknya sendiri.
terharu rasanya..yang lebih terharu apabila kami sama2 berjemaah waktu solat maghrib
amat indah saat itu...
ana bersyukur kehadrat ilahi kerana telah mengurniakan ana sebuah keluarga angkat yang boleh dikatakan hebat...
ana juga ingin berkongsi sebuah cerita lagi mengenai seorang pemuda pada aman Nabi s.a.w....
ceritanya....

pemuda ini amat alim tidak pernah lekang dengan sejadah..
sealulu beribadat dan tidak pernah bemesra dengan keluarganya..
tanpa dirancang dia telah takdirkan oleh Allah untuk kembali kepadaNya..
tetapi sewaktu malaikat menarik nyawanya...
telah diajar mengucap dua kalimah syahadah dia tetap tidak boleh melafazkannya walaupun dia seorang alim....
setelah disiasat olah Nabi Allah sendiri akhirnya terbuktilah lelaki ini telah mengecilkan hati ibunya dengan tidak menyahut panggilan ibunnya ketika lelaki ini sedang menunaikan solat sunat..
ibunya telah merajuk dan lari ke hutan...
lelaki ini tidak mencari malah hanya teruskan beribadat kepada Allah..
setelah tipujuk oleh Nabi Allah untuk memafkan anknya sendiri agar anaknya boleh menggapai syurga impian...
akhirnya anak nya pergi dengan tenang...

kesimpulannya disini kita sepatutnya sentiasa berbuat baik dengan kedua ibu bapa kita kerana segala amalan kita perlu juga mendapat restu dari kedua ibubapa kita..
insaAllah kita sentiasa akan menjadi anak yang soleh solehah...
amin..

waallhuaalm.

Sunday, September 6, 2009

kembali kejalan yang benar

Sunday, September 6, 2009
assalamualikum.

sesuatu yang kita cari semestinya sesuatu yang istimewa...
ana tertanya2 adakah ana sendiri berada dalam jalan yang benar.
insyAllah..ana sentiasa berdoa kepada Allah agar ana sentiasa berada didalam dakapan mesranyaNya.
andai kita lalai dan alpah teruslah kita mengingati Allah sesungguhnya dengan mengingati Allah hati akan menjadi tenang.
pernah ana mendengar sebuah cerita mengeanai seorang permuada yang lalai dan alpah sehingga tidak tahu apa agama yang dia ingati.
ceritanya bermula dengan seorang pendakwah.
ada seorang pendakwah yang terlalu giat menyedarkan pelawat2 bar.
suatu hari, pendakwah berkenanan telah bertemu dengan seorang lelaki yang mabuk ditepi bar itu.
pendakwah itu menghampiri lelaki itu
pendakwah: assalammualikum sahabat..
lelaki: ah! siapa kamu....
pendakwah: kawan kamu..
lelaki: oh..kenapa kau baik sangat hari ni siap berjubah..dah hilang akal???
pendakwah:kerana saya selalu mengintai Allah..
lelaki:Allah..siapa Allah?
pertanyaan itu agak mengejukan pendakwah itu..
tetapi dia tenang..
pendakwah:Allah itu tuhan kita..
lelaki:tuhan??
pendakwah:ya tuhan kita...
tiba-tiba tanpa disedari lelaki itu telah muntah di jubah pendakwah itu dan terus pengsan..
pendakwah itu tidak marah walupun sedikit tetapi bersyukur kerana Allah telah mempertanggunjawabkannya untuk mengingatkan lelaki itu dengan kalimah2Nya..
pendakwah itu membawa lelaki itu kesebuah masjid..
dimandikannya dan diberinya minum airsuam..
lelaki itu tersedar dan terlihat dia sedang terbaring disebuah sudut disebuah masjid.
dia teranamak kelibat seorang lelaki(pendakwah) sedang kushuk menunaikan soalt sunat.
selesai solat sunat pendakwah itu menghampiri lelaki itu..
pandakwah:apakhabar whai sahabat..
lelaki itu seperti hilang akal..
lelaki:siapa kamu??
pendakwah:saya menjumpai kamu mabuk ditepi jalan tadi dan saya membawa kamu ke sini...
lelaki:kenap???saya jahat...dan kamu telah membantu saya..
pendakwah:sebab kamu sahabat dan seagama dengan saya..
lelaki:saya tidak pernah beramal dengan agama islam bagai mana saya boleh menjadi saudara kamu...
pendakwah:sebab saya ternampak nur islam dalam diri awk...
lelaki itu terasa penat lalu dia pun meminta izin drpd pendakwah itu untuk tidur seketiak
pendakwah:subahannallah walhamdulilah walailahaillah allah wawallahhuakbar 3x
zikir itu didegar oleh lelaki itu dan tersedar..
dia berasa amat tenang sehu=iga turut mengikuti pendakwah itu berzikir...
semakin hari2 semakin tigkat keimana lelaki itu..
tidak pernah dialali malah dia merasakan dirinya lebih dekat dengan Allah,,
dia bertaubat dan dia juga telah menjadi hamba Allha yang bertaqwa..


insyaAllah dari pada cerita ini kita boleh mengambil sedikit tauladan..
jangan kita memandang serong dengan orang yang lalai dengan jalan Allah..
kita hendaklah membawanya kejalan yang lurus..
dalam surah Al-fatihah:
ihdinasiratalmustaqima
maksudnya:bawalah kami kejalan yang lurus...

sentiasalah kita mengaminkan suruh Alfatihah agar Allah sentiasa membawa kita kejalan yang lurus...
insyAllah...

wallahhualam
salam ukwah..

Sunday, August 30, 2009

EXAMINATION

Sunday, August 30, 2009

TEST


salam ukhwah...
hari jumaat lepas ana terpakse mengambil dua ujian penting...
iaitu anatomy dan curcuit theory..
ana merasa kecewa dengan penampilan sulung ana dalam anatomy..
ana menjawab soalan anatomy seperti ana tidak pernah belajar..
mugkin salah ana kerana tidak mengulag kaji subjek anatomy..
seperti janji Allah.. apa yang kita belajar itu yang kita dapat.
ilmu tidak datang bergolek tetapi kita perlu mencarinya..
dalam surah alaalaq ayat 1...
firman Allah..
bacalah dengan nama tuhanmu yang menciptakan.
Allah menyuruh kita menunutut ilmu krananya..
jadi ana membuat kesimpulan disini yang kita perlu mempunyai niat belajar kerana Allah
Alhamdulilah dengan berkat usaha ana dalam subjek curcit theory akhirnya ana berjaya menjawb soalan itu. walupun masih ada kesulitan yang ana perlu hadipi tetapi ana bersyukur kerana dapat menyiapkannya.
anatara dua subjek ini..
terlihat dua perbezaan antar subjek yag di ulangkaiji dengan tidak..
nampaknya jajni Allah itu benar...
apa yang kita belajar yang itu yag kita dapat..
walallahhualam

Saturday, August 29, 2009

Wanita

Saturday, August 29, 2009

wanita perlu dihargai?

Allah S.W.T berfirman:
Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.
Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.
Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.
Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.
Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.
Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.
Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada

Wednesday, August 26, 2009

kenikmatan ramadhan

Wednesday, August 26, 2009
Keindahan sebuah Ramadhan...



pejam pelik pejam pelik dah lima hari kita berpuasa.. persoalannya adakah kita menghayati sepenuhnya nilai sebuah ramadhan???

ramadhan adalah bulan yang amat ditunggu oleh sekalian umat islam selain bulan syawal tetapi yang spesialnya bulan ramdhan ini.. bulan di mana tersembunyinya malam lailatulqadar.

lailatulqadar?
ramai orang tidak mengetahui lagi keistimewaan malam lailatulqadar ini...

Allah Ta'ala telah berfirman di dalam surah Al-Qadr yang bermaksud:

"Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al-Quran) pada malam al-Qadr dan apakah jalan yang menyebabkan engkau mengerti (kebesaran) lailatul qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu para malaikat dan Jibril turun dengan keizinan tuhan mereka (Allah), untuk setiap urusan. Sejahteralah malam ini hingga terbit fajar".

Kebanyakan ulama' Islam menegaskan bahawa kemungkinan berlakunya lailatul qadar adalah pada salah satu daripada malam kesepuluh terakhir sama ada malam ganjil ataupun malam genap.

Yang tetap berlakunya malam lailatul qadar adalah didalam pengetahuan Allah jua. Sesiapa sahaja yang beribadah di malam hari bulan ramadhan, jika kebetulan dengan malam lailatul qadar, maka dikurniakan ganjaran pahala melebihi ganjaran pahala yang dikurniakan kepada mereka yang beribadah selama seribu bulan atau selama 83 tahun 4 bulan berbanding dengan malam yang lain-lain.

Rasulullah s.a.w. sendiri amat bersungguh-sungguh menghidupkan sepuluh malam terakhir daripada bulan ramadhan bersama-sama ahli keluarganya dengna beribadah, bertadharu', beristighfar dan bermunajat kehadrat Allah, memohon rahmat, keampunan dan keredhaanNya.

Walaupun Rasulullah s.a.w. seorang yang maksum, dijamin terpelihara daripada dosa dan noda bahkan dijamin syurga, namun baginda tetap berjaga malam untuk qiamullail, menahan diri daripada tidur kecuali untuk seketika sahaja. Orang yang tekun beribadah pada 10 malam yang terakhir daripada bulan ramadhan akan mendapat rahmat yang dijanjikan sama ada dapat atau tidak menemui apa-apa tanda. Kerana yang penting adalah sepertimana yang tersebut dalam hadis sohih riwayat Bukhari dan Muslim iaitu:

* Menghayati malam tersebut dengan ibadah
* Beriman dengan yakin bahawa malam lailatul qadar itu adalah benar dan dituntut menghayatinya dengan amal ibadah.
* Amal ibadah itu dikerjakan kerana Allah semata-mata dengan mengharapkan rahmat dan keredhaanNya.

Selain tanda-tanda tersebut, para alim ulama' menyebut bahawa beberapa tanda-tanda lain bila berlaku malam lailatul qadar. Antaranya ialah :

* Ada yang berkata orang yang menemui malam lailatul qadar akan melihat nur yang terang benderang disegenap tempat hingga keseluruhan ceruk yang gelap gelita.
* Ada pula menyatakan bahawa kedengaran ucapan salam dan kata-kata yang lain daripada malaikat.
* Ada juga yang melihat segala benda termasuk pohon-pohon kayu rebah sujud.
* Ada yang berkata doa permohonannya makbul.

* Imam Tabari pula menegaskan bahawa semuanya itu tidak lazim dan tidak semestinya seseorang itu dapat melihat atau mendengar kerana tidak disyaratkan melihat atau mendengar sesuatu untuk menemui malam lailatul qadar

Keistimewaan Lailatul Qadar
Lailatul Qadar ialah satu malam daripada malam-malam bulan Ramadhan. Ia merupakan malam yang penuh dengan keberkatan dan kemuliaan.

waalahualam..

Monday, August 24, 2009

RAMADHAN DI PERSIA-SIAKAN

Monday, August 24, 2009
Nafsu kawal diri...

semalam ana baru sampai di perlis... ana berbuka puasa dengan sahabat ana di depan terminal bus kangar selepas itu kami solat maghrib berjemaah di bangunan kwsp.
pada malam itu kami tidak berkesempatan untuk bersolat terawikh. kami terpakse menunggu bus kolej sehingga pukul 10.30mlm akhirnya dapat juga ana dan kawan2 menaiki bus kolej.semasa ana mengambil tempat duduk didalam bus. ana ternampak kelibat dua pasang pasangan yang sudah jelas bukan maharam sedang bemesra tetapi ana cuba bersangka baik...
ana hairan ,tiba-tiba ana terkejut melihat pada mulanya satu pasangan daripada dua duduk dihadapan tetapi tanpa ana sedari pasang tersebut berubah tempat dibahagian belakang hujung bus. ana tidak mampu melakukan apa2. yang hanya mampu ana lakukan adalah dengan beristgfar...
tidak terlintas dalam hati ana yang pasangan itu akan melakukan perkara yang terkutuk pada bulan ramdhan yang mulia ini..
pada masa itu ana berborak dengan sahabat ana tanpa memikirkan hal pasangan itu..
sehingga sahabat ana memberi isyarat supaya menoleh kebelakang...
nauzubilahhiminzalik..
ana melihat satu maksiat yang betul2 didepan mata ana dan ana hanya mampu melihat dan tidak mampu menegur..
ana terdiam dan terus tersadar di kerusi bus itu...
ana betul2 kecewa dan sedih dengan sikap pasangan itu..

terlintas dibenak ana dengan firman Allah...

'la takrabulzina'
jangan akmu menghampiri zina...

relintas juga dibenak ana ayat Allah dalam surah annur ayat 30-31

katakanlah kepada lelaki-lelaki yang beriman,agar mereka menjaga pandanganya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu lebih suci bagi mereka. sesungguhnya, Allah mahamengetahui apa yang mereka perbuat.

dan katakanlah kepada perempuan yg beriman, agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya dan jaganlah menampakan auratnya,kecuali yang terliahat. dan hendaklah mereka nenutup kain kerundung ke dadanya daN janganlah menampakan perhiasannys (aurat) kecuali kpada........ (mahramnya)

Waalahhualam..

Sunday, August 9, 2009

apabila lapang

Sunday, August 9, 2009
salam ukwah fillah...

Lapangan

sesuatu yg amat baik dan amat bahaya,
kadang-kadang kita akan rasa senang sangat apabila kita rasa lapang...
dan macam-macam perkara yang kita boleh lakukan...
tetapi kebanykan perkara yang kita lakukan itu banyak kepada perkara menjurus kepada kemaksiatan kerana hasutan daripada syaitan daripada setiap sudut...
ini amta merbahya kerana ia sesuatu yang boleh menyesatkan kita..
bagai mana kita boleh menghindarnya????
dengan mengingati Allah...
Allah pernah berfirman dalam suruh [toha ayat 117]
wahai adam sesungguhnya iblis itu musuh bagi mu dan bagi isterimu, oleh itu jagalah sebab ia kamu terkeluar daripada syurga kerana dengan yang demikian kamu dan isteri kamu akan menderita..

dalam firman Allah diatas,Allah telah mengingatkan kpd kita ttg kejahatan syaitan..
danmakhluk musuh manusia ini akan menyesatkan manusia..
jd hati2 lah kita...
dan kita perlu tahu syaitan dapat menggoda kita dibahagia kiri,kanan,depan,belakang...
kecuali di bahagian atas dan bawah..
kerana bahagian atas terangkatnya doa dan bahagian bawah bersujudnya kita kepada Allah...
oleh itu..
perbanykan berdoa dan ambilah masa ketika bersujud utk berdoa kpd Allah
kerana doa ketika sujud mudah dimakbulkan oleh Allha kerana ketika itu kita dekat denganNya..
insyAllah...
kita sama2 saling ingat mengingati...
waalahuallam..

Wednesday, July 29, 2009

Pengalaman

Wednesday, July 29, 2009
pengalaman membawa seribu erti dan kadang-kadang banyak membantu..
jgan jadikan pengalaman pahit itu sesuatu menyakitkan tetapi ingtlah sesutu yang pahit itu kalu digunakan semula pasti menjadi satu penawar yang berguna.
Allah telah menjadikan manusia semata-mata untuk beribadat kepadanya...
beribadat????
faham maksudnya....
ini tidak bermaksud hanya solat,zakat,berpuasa,menunaikan haji...
ia jug bermaksud memakmurkan alam ini..
malah kita suma tahu bahawa makan dan tidur juga salah satu ibadat..
jadi, ambila segala peluang yang ada diatas bumi Allah ini untuk mengabdikan diri kepadanya...
jadikan pengalaman hidup sebagai panduan hidup....
Waallahhualam..

Thursday, July 23, 2009

Berkasih sayang?

Thursday, July 23, 2009
banyak yang boleh diungkapkan dengan istilah berkasih sayang...
tapi kebanykan manusia selalu mengaitkannya dengan cinta sesama manusia yang berlainan jantina.
betul itu satu lumrah alam tetapi manusia sekarang mengambila jalan mudah dengan mengikat satu ikatan kasih sayang sesama manusia tanpa ada batasan.
COUPLE...
satu lagi fenomena yang menjadi kegilaan dikalangan remaja.
mereka menganggap ia adalah satu kewajipan ayng perlu ditunaikan sehingga melanggari batas-batas sebagai seorang muslim.
dalam suru An-Nur ayat 30-31
telah meneragakan kepada kita menggenai pandagan baik lelaki mahu pun perempuan.
Allah telah memperingatkan kita supaya menjaga pandangan ini kan pula jika kita duduk berdua-dua..
lagi ditegah.. semua ini ada hikmahnya..
Allah melarang kita kerana semua perkara mungkar ini akan membawa kepada keburukan..
semua ini akan membawa kepada kecelakan diri kita sendiri dan masyrakt serta kerturunan kita...

sebagai seorang muslim kita sepatutnya mencintai Allah sebelum mencintai orang lain kerana Allah telah mencipta kita dan memberi kita peluang untuk hidup di atas muka bumi Nya. oleh itu kita sebagai makhluknya perlu bersyukur..
dan jaga lah maruagh agama islam yang suci..
agama islam adalah agama yang paling sempurna dan paling suci sehingga agama islam dicemburui oleh orang yang beragama lain..
lihat bertapa cantiknya dan hebatnya agama islam..
oleh itu janganlah kita merosakkan maruah agama islam yang suci ini..
waallahualam

Monday, July 20, 2009

Redha

Monday, July 20, 2009
Dalam menjadi seorang muslim kita perlu ada satu sifat iaitu redha atas ketentuan ilahi.
redha di sini bukan bermaksud redha tanpa usaha tetapi redha selepas kita berusaha.
maksudnya setelah kita berusaha sehabis mungking dan kita mamapu tawakal...
setelah mendapat keputusan kita redha atas ketantuan Allah.
kita tidak boleh berputus asa dengan perkara buruk yang telah kitaq alami tetapi sebaliknya kita kene bersyukur kepada Allah kerana dia masih sayangkan kita.
adakah kita akan selalu mengingati Dia. jika kita senang, dilimpahi dengan harta yang banyak..adakah kita akan mengingati Dia????
adakah kita tahu yang harta itu datang daripada Dia???
mata kita telah dikaburi oleh syaitan dan nafsu sehingga kita lalai mengingatiNya.
sebaba itu Allah menguji sesorang itu dengan kesusahan dunia supaya mereka akan sentiasa mengingati tuhan mereka ya Rahman.
kita seharusnya bersyukur dan redha denga ketentuan ilahi bukan kita mengeluh dan menyalahkan diri sendiri tetapi kita perlu kembali kepada Allah. mengingatinya dan tidak lekang beribadat kepadanya. insyaAllah ada kejayaan disebalik kegagalan.
Allah mengurniakan kita kegagalan bukan untuk kita meratapi atau menangisi tetapi mengambilnya sebagai pengajaran hiduap yang boleh memanfaatkan. itu adalah satu method yang jelas dapat membantu kita. tetapi manusia zaman sekarang apabila sudah menemui kegagalan mereka pasti mengungkapkan perkataan Redha dan selepas itu mereka tidak mahu berusaha untuk menigkatkan dirinya sendiri..
seharusnya kita sebagai umat islam perlu mempertingkatkan kualiti hidup supaya kita dapat bersaing dipentas dunia.
kuasai dunia seperti salahuddin alayubi menguasai 2/3 dunia.
insyaAllah
waallahhualam

Sunday, July 19, 2009

Tension.

Sunday, July 19, 2009
ramai remaja pada zaman ini tension akibat pelbagai masalah. semua masalah hanya masalah yang remeh. ada yang sanggup mengambil pelbagai bentuk bahan yang dikatakan boleh memberi ketenagan seperti arak,dadah, menonton filam lucah,berhibur di pusat-pusat hiburan. semua budaya ini adalah budaya yang boleh meruntuhkan akidah masyarakat muda islam hari ini.

hakikatnya kita kene kembali kepada yang maha esa..
sentiasa bertasbih, berzikir dan berdoa memohon pertunjuk ilahi.
sesungguhnya dengan mengingati Allah kita akan memperoleh ketenangan.
kenapa kita sanggup manghabiskan masa selama 1-2jam untuk menonton perlawanan bola sepak atau melakukan perkara yang lain. kadang-kadang kita rasa tidak mencukupi tetapi kenapa bila diberi 1-2jam unutk bezikir kepada Allah kita rasa amat berat.
ini menandakan iman kita amat lemah. sedangkan orang beriman sanggup berpuasa dan hanya berzikir kepada Allah tanpa tidur kerana beribadat kepada Allah sanggup melakukanya kerana perasaan sayang yang tidak terhingga terhadap penciptanya.
begitu juga kita. kita tidak mampu kereana kita tidak menggangap segala ibadat kita ini hanya unutk Allah tapi kita menganggap ia adalah satu rutian harian yang perlu dilakukan dan kita samakan dengan rutin harian yang lain. akhirnya kita tidak dapat menghayati ibadah yangk ita lakukan sehingga kita lalai dan alpha dengan dunia.
apabila melalu seribu masalah, kita hadapinya dengan melakukan perkara yang mungkar seterusnya merosakan kita diduna dan akhirat.
seharusnya kita sama-sama memantapkan iman dengan cara mendekatkan diri kita kepada yang maha esa...
waallahhualam

Saturday, July 18, 2009

TAUBAT

Saturday, July 18, 2009
semua manusia yang bergelar muslim sudah pasti mengetahui tentang taubat.
taubat bermaksud menyesal atas kemugkaran yang telah dilakukan dan berazam untuk kembali kepada jalan Allah. syarat- syarat taubat, berjanji tidak akan lakukanya lagi, menyesal atas apa yang telah dilakukan dan berazam tidak akan melakukannya lagi.
bukan sesuatu yang mudah untuk sesorang bertaubat tetapi kenyakinan kepada Allah kan membantu kita untuk tidak melakukan kemugkaran. berusaha kearah kebaikan. solat taubat juga dapat membantu kita dalam mengekalkan keimanan kita. hanya dua rakaan dapat menjernihkan jiwa kita kembali tetapi mestilah melakukan secara istiqamah. Allah menyukai hambanya yang melakukan sesuatu ibadah sedikit tetapi secara istiqamah. oleh itu kepada yang merasa dirinya sering melakukan kemungkaran ,marilah kita kembali kejalan yang lurus dan beringatlah azab Allah itu pedih tidak dapat digambarkan. andai kita dapat gambarkan bagaimana azab Allah mungkin kita tidak akan melakukan kemugkaran malah sentiasa beribadat kepada Allah. insyaAllah kita sama-sama memantapkan iman dan ketaqwan kepada Allah.
waallahhualam.

Thursday, July 16, 2009

NAFSU!!!!

Thursday, July 16, 2009
nafsu????
sesuatu yang amat bahaya. nafsu terbahagi kepada tujuh.
yang selalu kita ketahui ialah nafsu baik, nafsu yang sederhana, nafsu yang jahat. itu yang kita boleh gambarkan dalam bahasa kita. bila kita berada didalam nafsu yang baik kita kan cenderong melakukan segala amal ibadah yang telah diwajibkan oleh Allah kepada umatnya. tak ramia orang tang berada di dalam ketegori nafsy yang baik.
kebanyakan kalifah Allah akhir zaman mempunyai nafsu yang dikatakan sederhana iaitu yang cenderong melakukan kebaikan dan kemugkaran tetapi apabila mereka telah melakuan kemugkaran telahir rasa penyesalan atas apa yang telh dilakukan. ini kerana mereka masih mempunyai secebis iman di dalam diri. nafsu yang jahat pula biasa lahir kepada orang yang terang-terang melawan segala suruhan Allah. mereka cenderung melakukan kemugkaran dan bersa gembira apabila segala hasrat buruknya tercapai. ini adalah golongan manusia yang tidak mengsyukuri nikmat Allah. jadi marilah kita sama-sama berusaha memperbaharui iman dan taqwa kepada Allah. Allah maha penggasih lagi maha penyayang.
masih terbuka pintu taubat kepada orang yang sedar atas apa yang telah dilakukan.
insyAllah kita adalah ahli syurga Allah.
waAllahhuaalm.

Tuesday, July 14, 2009

SAHABAT

Tuesday, July 14, 2009
sahabat!sahabat!sahabat!...
sesuatu yang memang sukar dicari...
hendak mencari sahabat yang betul-betul rapat amat sukar..
ada juga sesetengah yang akan membawa sahabatnya kepada kebinasaan.
sabda Rasulullah s.a.w
"bersabarlah dengan orang yang sentiasa membangkitkanmu dan kata-katanya banyak menyedarkan kamu kepada jalan Allah"
jadi marilah kita mentarbiahkan diri dalam usaha mencari seorang sahabat yang boleh membawa kita kejalan Allah dan yang akan membantu menegakan kalimah LAILAHAILAALLAH.
waallahualam.

Monday, July 13, 2009

"KU mengharap dariMU"

Monday, July 13, 2009
EPISOD 1

‘Ah… penat la… nak buat apa la dua minggu cuti dekat kolej ni. Orang lain semua balik jumpa family,aku ni stay dekat kolej je’
Terdetik difikiran Aiman yang sedang sibuk menelaah pelajaran di dalam biliknya. Aiman seorang pelajar yang amat rajin,walaupun ketika peperiksaan semester lepas dia gagal mendapat keputusan cemerlang tetapi dia tidak menganggap kegagalan itu adalah pengakhiran segala-galanya.
Tiba-tiba, “wea, Man, kau terperap dalam bilik ni tak nak keluar ke? Jom la pergi jalan-jalan pusing Penang hujung minggu ni”
tegur Razi yang memang niatnya untuk mengejutkan Aiman yang sedang menalah pelajaran dan dia sendiri memang tahu sikap Aiman yang gemar berseorangan. “Atagafirullahhalazim, tekejut aku. Kau ni Razi tak reti ketuk pintu dulu ke? Main redah je.”.melenting Aiman
“kau ni Man teringat kat siapa? Dahlia ye?”
usik Razi,Razi tahu Aiman tidak sukakan Dahlia. Puteri Dahlia anak Pakcik Mansur jiran kepada Aiman. Mereka membesar bersama. Muhammad Aiman bin Datuk Ahmad adalah nama sebenar Aiman dan dia adalah anak tunggal kepada Datuk Ahmad dan Datin Norli.
“Ah, pandailah kau. Kau cakap nak pergi mana tadi? Aku tak dengar la”
tanya Aiman tanpa mengendahkan usikan Razi. Aiman sudah masak dengan sikap kawan-kawannya suka mengusiknya dengan Dahlia. Dahlia,sememangnya rapat dengan Aiman sejak dibangku sekolah lagi dan ditakdirkan mereka berjaya menyambung pelajaran mereka di universiti yang sama iaitu Universiti Sains Malaysia (USM)
“tu la teringat dekat Dahlia sampai aku cakap pun kau tak dengar. Tadi aku cakap Jom la jalan-jalan pusing Penang. Kita pegi Batu Fringgi, Komtar, Padang Kota, kalau ada masa kita pegi la Queensbay aku dengar Amir cakap dekat Queensbay tu ada butik Converse,kau kan peminat setia Converse,”.
Bagi Aiman dalam keadaan peperiksaan semester terakhir ini yang akan menetukan sama ada gulungan ijazah yang akan yang di kendong adakah berkualiti atau sebaliknya,dia sebenarnya lebih suka menumpukan kepada peperiksaan yang semakin hampir tetapi pada masa yang sama dia tidak mahu hampakan perasaan kawan-kawannya. “tengok la dulu,aku duit tengah kering ni...siapa yang follow?”tanya Aiman
“ Adli, Hiqal,dan Is. Amir cakap dia tunggu dekat jeti,dia ambil kita dengan kereta bapa dia.”terang Razi.
“ Amir balik! mentang-mentang la rumah dia dekat Bukit Jamabul. Dia tu kalau boleh setiap minggu nak balik!. tapi tak pe la,daripada dia duduk rumah buat habis beras, baik jadi pemandu pelancong kita kan? Hahahahaha”
“macam mane? Jadi ke tak ni?” tanya Razi mahu mendapat kepastian.
“ok la.. untuk kawan-kawan, aku tak kisah sangat.”
jawab Aiman berbasi-basi. Semasa di baku sekolah,dia pernah di pulau oleh kawan-kawannya disebabkan oleh dia anak datuk dan dikatakan sombong. Tetapi setelah dia menuntut di USM, semua telah berubah. Ramai sahabat yang ingin mendekatinya dan berkawan dengannya disebabkan dia seorang yang peramah dan suka bergurau.
“wei Man kau sudah prepair for final exam ke belum?.”tanya Is,tiba-tiba datang ke bilik Man
“ni sorang lagi,tak reti beri salam ke? Main redah je bilik aku. Kau orang ingat bilik aku ni macam Zoo Melaka ke?boleh keluar masuk sesuka hati?.” Seloroh Aiman.
“Ala....Man Zoo Melaka,kalau nak masuk kena bayar tapi bilik kau nak masuk percuma je,hahaha” serentak mereka gelak
“eh,Razi kau pun ada kat sini,tak perasan pulak aku!......kau ni Man sejak angau dengan si Dahlia tu kau jadi emosi la.. relex sudah hahahaha,betul tak Razi?”usik Iskandar. “betul,betul,betul.. memang betul sangat cakap kau, tadi waktu aku datang ,si Man ni duduk termenung je,angau kot hahahaha.”balas Razi
“korang jangan nak buat cerita dongeng kat sini,kejap lagi aku halau semua dari zoo aku ni hahaha.”jawab Aiman.
Dia tahu sangat perangai kawan-kawanya yang suka mengusiknya kalau ada peluang. “aku bukan apa Man, final around the corner , aku tengok kau relex je”tanya Iskandar. “tolong sikit,see my leg la,kau tak nampak aku tegah belajar, kau orang datang menggangu konsenterasi aku. Eh, yang kau busy sangat pasal aku kenapa?, kau orang dah start study ke?”
tanya Aiman.yang sudah mengagak sifat kawan-kawannya yang suka mentelaah disaat-saat akhir.
“Man aku kan Prof.Is semua dah ada dalam kepala la hahaha,betul tak Razi?” tanya Iskandar.
“By the way , aku belum start la”rungut Razi.
“kau excited nak ajak aku pergi pusing-pusing Penang tapi kau study pun belum start lagi,ajak macam dia dah study semua subjek.” Perli Aiman.
“Rancangan tu kena buat sebelum final exam la sebabnya kita kena mendapat ketenangan sebelum final betul tak Is? hahahaha” ..
“betul,betul,betul, emm..Man, aku kena chow dulu la.. nak pegi bilik Zali kejap,ambik laptop aku. Laptop aku tu masuk virus jadinya terpaksa la aku suruh dia formatkan.” Kata Iskandar.
Zali kawan Iskandar yang pandai dalam komputer
“Aku nak ikut kau Is,malas aku nak layan mat jiwang karat ni hahahaha” ejek Razi. “ok,pergi la,menyemak je kau orang kat bilik aku hahahahaha,” gurau Aiman.

Hidup ini umpama sebuah kapal yang berlayar dilautan,ombak yang gelora itu adalah kehidupan,kapal itu manusia yang berlayar diatas liku-liku kehidupan. Setiap kehidupan ini,sudah di tentukan oleh yang esa,sudah tercatik didalam luhmahfuz. Manusia hanya pelakon yang berlakon diatas pentas dunia dan skripnya telah dicipta oleh director yang maha agung. Setiap liku-liku kehidupan itu penuh dengan hikmah dan pengajaran hidup yang amat berguna. Setiap apa yang telah berlaku diatas pentas dunia ini memang telah dicipta untuk dijadikan sedemikan rupa. Itulah realiti kehidupan. Perasan sayang,sukan dan cinta memang telah di wujudkan sejak zaman Adam dan Hawa agar rencah-rencah kehidupan lebih mematangkan pemikiran manusia sejagat.

‘Argh,boring betul,hari-hari aku menghadap buku. Buku!buku!buku!baik aku pergi jalan-jalan sekitar kolej. Petang-petang macam ni tengok pokok,burung, boleh release tension.’.Aiman bermonolog.
Sepanjang kehidupan Aiman di USM, tiada perkara yang yang membahagiakannya selain daripada mempunyai kawan seperti Razi,Is,Amir,Adli dan Haiqal,dan yang paling membahagiakan hidupnya apabila berselisih dengan Siti Fazila Abd Rahman ,seorang gadis dari jurusan medic yang baru dikenalinya.
“wei Man kau sorang je ke?” Sapa Haiqal.
“Eh, Haiqal! Emm.. aku sorang je,bosan duduk dalam bilik,24 jam aku tengok buku je. Kau nak pergi mana ni?” tanya Aiman.
“Aku baru je balik dari kafe jumpa Lin tadi. Dia nak pinjam buku organic chemistry aku,hehehe”jelas Haiqal.
“Amboi, kau dengan Lin makin menjadi yek! Hahahaha”usik Aiman.
Selepas tiga tahun Haiqal dan Lin berkawan akhirnya,atas kehendak
Ilahi mereka telah mengikat satu iktan pertunangan yang dipersetuji oleh seluruh ahli keluarga.Haiqal kawan Aiman yang paling rapat dan memahami diri Aiman. Walaupun mereka pernah bergaduh besar disebabkan seorang perempuan yang bernama Lina Diana,gadis yang paling cun dalam jurusan mereka,jurusan chemical engineering tetapi disebabkan persahabatan mereka tidak boleh diputuskan oleh sesiapa sekali,Alhamdulilh,sekarang semuanya telah kembali normal. Aiman dapat terima hakikat yang dirinya ini tidak layak memiliki Lin. Lagipun Aiman tahu Lin lebih sukakan Haiqal daripadanya. Walaupun mereka sudah terikat dengan pertunagan dan Lin juga sudah bergelar ‘ajnabi’ tetapi mereka menjaga ikhtilat antara mereka. Mereka tidak pernah duduk berdua-duan malah bersentuhan sesama mereka tidak pernah berlaku. Mereka tahu adab-adab pergaulan sesama bukan mahram.
“ni,kau nak pergi ke mana?” tanya Aiman.
“Aku nak balik bilik, ada banyak benda tak settle lagi,wei,aku bla dulu la.” beritahu Haiqal.
“okey,malam nanti jangan lupa kau datang bilik aku,ada projek besar nak bincang ajak Adli sekali.”pesan Aiman
“Beres,bos hahahaha”
jawab Haiqal dan terus pergi dari situ. Di USM pelajar yang cemerlang dan aktif akan diberi kemudahan untuk menginap di kediaman kolej. ‘em,nak lepak kat mana, kat tasik macam best’fikir Man. Di dalam USM ni,ada sebuah tasik besar. Biasanya pelajar USM,akan bersiar-siar di tepi tasik pada waktu petang untuk release tension dan mengisi masa lapang. Semasa Aiman sedang bersiar-siar di tepi tasik,tiba-tiba jatungnya berdegup kencang,dadanya senak seperti tidak boleh bernafas dan lidahnya kelu seribu bahasa apabila matanya ternampak kelibat seorang gadis yang cantik parasnya,sopan pakainya dan setiap langkah gadis itu tiada sedikit cacat-cela, malah semuanya nampak sempurna. “Assalammualikum,Man sorang je ke?” tegur Ila.
“Walaikumsalam,eh,I..la!em... sorang je.....”
jawab Aiman dalam keadaan gugup dan tergagap-gagap. Aiman bagaikan terapung diangkasa apabila Ila menegurnya,hilang seribu bahasa. Selepas kecewa dengan Lin dahulu dia sudah serik menangih cinta daripada seorang perempuan. Selepas kekecewaan itu, dia meminta nasihat dengan seorang Badan Dakwah USM, Basri. Basri banyak menasihatinya supaya mencintai Allah terlebih dahulu sebelum mencintai makhluknya, masih berlegar-legar kata-kata hikmah Basri di dalam benaknya, “Cintailah Allah dengan sepenuh hati, sesungguhnya Allahlah yang akan menabur benih-benih cinta kepada manusia yang dicintai”. Sekian lama Aiman tidak pernah berbual dengan perempuan malah bertemu dengan perempuan pun tidak pernah memebuatkan dia terasa amat gugup dan kekok,lebih-lebih lagi dengan Ila.
“dah prepair untuk final ke?”tanya Ila sopan lagaknya.
“Boleh la.cikit-cikit,Man bukan macam Ila,pandai,rajin dan bijak.”jawab Aiman cuba memberanikan diri.
“Mana ada,Ila macam orang lain juga,sama ja” jawab Ila.
Tiba-tiba Ila dan Aiman terdiam.
“okey la Man,Ila nak pergi kafe ada kawan tunggu.”
Ila meredakan susana yang tegang.
Aiman secara kebetulan mengenali Ila sewaktu pertama kali mereka bertemu di majlis pertunangan Haiqal dan Lin. Sejak hari itu, Aiman ingin mengenali gadis ini kerana tertarik dengan tingkah alkunya dan pakaiannya amat sopan sekali. Dia tertanya-tanya sipakah gadis yang sering menemani Lin.Aiman seperti merasakan ada sesuatu perasaan yang memberontak di dasar lubuk hatinya dan dia seakan-akan mahu mengenali gadis tiu dengan lebih dekat.
“emm,okey!Ila...emm.. boleh tak Man nak minta nombor phone Ila?.emm...tapi kalau tak boleh takpe la....” tanya Aiman memberanikan diri.
“Boleh,Ambik la.”
Walaupun berat hati Ila hendak memberikan nombor telephonnya kepada Aiman kerana tidak sanggup dilepar fitnah oleh teman-teman jika mereka mengetahui tetapi dia seperti boleh mempercayai Aiman dan dia tidak akan bersangka buruk dengan Aiman. Dia juga tertanya-tanya apakah tujuan Aiman mahukan nombor telefonnya.

“Wei dah satu jam aku tunggu kat sini,tak siap lagi ke kau format laptop aku.” Rungut Iskandar.
“ Sabar la sikit,kau ingat nak format laptop ni satu jam je ke? Paling cepat pun tiga jam. Dah la wireless dekat bilik aku ni line tengah busy” jelas Zali.
“oh, ye ke? Mana aku tahu, sorry bro!”jawab Iskandar berkumpul-kumpul.
“Entah kau ni Is,tak reti bersabar,cuba relex tahu la Zali nak selesaikan.”
marah Razi yang dah masak dengan perangai Iskandar yang tidak penah reti bersabar. “Zali,kau tahu mungkin hujung minggu ni kami nak pergi Penang”Razi memulakan cerit.
Iskadar tidak begitu senang dengan tindakan Razi yang menceritakan rancangan mereka kepada Zali
“ betul ke?kau orang nak pergi tak ajak aku pun.”
“aku bukanlah nak ikut sangat tapi kalau kau pelawa aku ikut sekali taklah tersa sangat. Lagipun aku memang malas nak ikut kau orang sebab final dah nak dekat.” Perli Zali. “bukan kami tak nak ajak kau...Cuma tak conferm lagi..aku tak tau la si Man tu nak pergi ke tidak sebabnya dia banyak lagi tak cover subjek untuk exam”
beritahu Iskandar sambil matanya tajam memandang Razi yang hanya diam seribu bahasa kerana tersasul bercerita kepada Zali. Memang Iskandar sedia maklum yang Razi suka menjaja cerita,perangainya tidak boleh dibendung lagi.
“ala..kau orang kalau tak nak ajak sudah la..jangan nak beri alasan pula. Aku bukan tak kenal kau orang, waktu semester lepas kau orang pergi Bukit Merah ajak aku..tapi last sekali kau orang tinggalkan aku”
marah Zali bercerita semula peristiwa lama yang menyakitkan hatinya.
“oh, yang tu ke hahaha..kami bukan tinggalkan kau, kami tak jadi pergi Bukit Merah..tak ingat nak inform semula dekat kau sebab Iskandar ni ada emergency case,dia cerit-berit hari tu”
tipu Razi. Memang pada masa itu mereka sengaja meninggalkan Zali kerana mereka tidak sanggup melayan perangai Zali yang suka membangga diri dengan kemewahan yang dia ada. Ketawa Iskandar dan Razi serentak, Iskandar tahu Razi sendang mereka cerita.
“betul waktu pagi tu,aku sakit perut gile.sebab malam sebelum kami pergi Bukit Merah aku makan julap nak lawas proses pembuangan najis tetapi tak sangka berlarutan sampai ke pagi hahahaha” sambung Iskandar.
Razi yang mendengar Iskandar mereka cerita ketawa tidak berhenti-henti. Zali hanya mampu mendiamkan diri. Dia tiadak mengetahui sama ada cerita itu betul ataupun dia telah dipermainkan.
Persahabatan umpama bulatan tiada permulaan dan tiada akhir. Persahabatan ini bukan sahaja lahir dari luahan kata-kata tetapi dari hati yang ikhlas. Itu yang membuat ikatan persahabatan itu kukuh tetapi persahabatan berlandaskan iman dan taqwa kepada Allah yang akan sentiasa dirahmati dan dipelihara sehingga titik nokhtar yang terakhir. Setiap dugaan yang dilalui oleh manusia dan setiap perkara yang dilalui sentiasa Allah dihati,InsyaAllah semua perkara sama ada perkara yang membawa kebahagian mahupun kedukaan ada hikmah dan rahmat di sebaliknya.

“Lin,kenapa awak tersengih-sengih dah macam kerang busuk, saya tengok dari petang tadi sampai la nak dekat Maghrib?” tanya Ila
“tak ada apa-apa saja tengok kulit buku ni nampak cantik je..” jawab Lin.
“buku cantik ke,tuan punya buku yang cantik hahahahaha” usik Ila
“lebih kurang,hahahahaha. Tadi saya pergi jumpa Haiqal pinjam buku organic chemistry ni. Buku saya hilang semalam dekat library..”beritahu Lin
“awak ni cuai sangat la,dah cari betul-betul ke?” tanya Ila mahu mendapat kepastian. “dah... satu library saya cari tak jumpa...uhuhuhu.. tak akan saya nak pinjam buku Haiqal selalu,dia nak study jugak”
Beritahu Lin dalam nada kekesalan atas kecuaian dirinya sendiri.
“tak apa, nanti kita pergi tanya pembantu library tu,mana tahu dia tolong simpankan?” jawab Ila memberi cadangan.
“okey, terima kasih Ila...awaklah sahabat saya...”
“it’s okey, don’t worry,nobady can saprate our frienship.” Jawab Ila.
“eh, dah azan ni... awak pergi la mandi,kita berjemaah bersama..” beritahu Ila.
“tunggu kejap saya mandi.. sekejap je...” jawab Lin.
“okey....”
Lin dan Ila sudah kawan rapat sejak tahun pertama mereka di USM dan sehinggalah tahun terakhirnya di USM. Mereka memang tidak boleh dipisahkan lagi. Susah payah mereka tetap bersama sehinggakan waktu Lin hendak bertunang Ila la yang kehulu-kehilir menguruskan majlis pertunagannya sehinggakan tarikh bertunang pun Ila tentukan.


“assalamualaikumwarahmatullah,assalamualalikumwarahmatullah”
imam memberi salam. Selesai semua jemaah solat maghrib di Masjid Besar USM,memang satu kewajipan kepada semua jemaah yang hadir saling salam-bersalaman mengeratkan ukhwah diantara pelajar dan pengsyarah.
“kalau kita selalu bersalam-salaman akan gugur dosa-dosa diantara kita”
teringat Aiman kepada ceramah ustaz Hafizi. Temenung Aiman ditangga surau memikirkan final exam yang semakin hampir dan teringat Aiman akan ibu bapanya di rumah. Terfikir Aiman kalau segala usahanya selama ini tidak membuahkan hasil yang dikehendakinya. Tiba-tiba lamunannya terhenti.
“Assalammualaikum,apa yang dimenugkan tu Aiman?”tanya ustaz Hafizi. “walaikumsalam,ustaz... takde apa-apa,cuma terfikirkan final exam yang semakin hampir....”jawab Aiman..
“setiap usaha yang dilakukan oleh hambanNya, yakinlah ada ganjaran yang setaraf dengan usaha hambaNya. Percayalah Allah Maha penyayang. Dia sentiasa mendengar doa dari hambaNya yang soleh.. jangan mudah menyerah kalah,usaha sehabis boleh,ingatlah berlajar kerana Allah, insyaAllah ada kejayaan disebaliknya.” Nasihat ustaz Hafizi.
Ustaz Hafizi amat mengenali Aiman kerana Aiman tidak pernah telepas menghadiri kuliah Ustaz Hafizi dan apabila dia musyukil dengan sesuatu masalah agama dia tidak rasa malu untuk bertanya walaupun masalah itu hanyalah masalah remeh.
“terima kasih ustaz,InsyaAllah saya akan usaha sehabis yang mungkin.”balas Aiman. Selepas selesai solat Ishak Aiman terus segera balik ke biliknya kerana dia telah berjanji dengan rakan-rakannya untuk berbincang mengenai trip ke Penang.
Setibannya Aiman di biliknya... “hai Man” serentak kawan-kawannya menyapa.
“awal gile kau orang sampai,sorry la terlewat cikit....”
“ relex sudah hahahaha” balas Razi.
“semua ada ?” tanya Man.
“Adli tak dapat datang la.. petang tadi mak dia telefon.. ayah dia sakit tenat.. dia terpaksa balik petang tadi juga..” terang Haiqal.
“kenapa aku baru tahu sekarang.. macam ni ke member ...”
rungut Aiman sedikit kesal atas sikap rakan-rakannya yang mengambil remeh keadaan Adli dan dia juga kesal atas sikap rakan-rakannya yang tidak memberi tahu masalah Adli kepadanya dari awal lagi.
“aku ingat kau dah tahu...” jawab Haiqal.
“kalau Adli tak pergi,kita cancel je la.. kalau dia tak ada, aku rasa serba salah la.. enjoy tanpa dia..by the way.. ayah dia sakit apa?”.
Bagi Aiman,Adli seperti seorang abang kerana perwatakannya yang matang dan bertidak resional jika keadaan buruk berlaku dalam kalangan mereka. Jika Adli tiada disisi, Aiman merasakan hilang tempat bergantung.
“aku pun tak pasti.. dia tak nak orang susah hati sebab dia” terang Haiqal.
“okey, hari ni hari apa?” tanya Aiman
“hari ni hari selasa....emm... kau biar betul Man? Kita dah plan baik-baik ni, jangan nak spoilkan pulak” jawab Razi seolah tidak bersetuju dengan tindakan yang bakal diambil oleh Aiman
“emm.. kalau kau orang nak pergi, pergi la.. aku tak follow kot, kita semuakan kawan, kalau seorang susah semua kena susah la....” terang Aiman.
Tiba-tiba Iskandar bersuara “apa kata,kita pergi rumah Adli esok.. mana tahu dia memang perlukan bantuan kita.”
cadang Iskandar dengan penuh prihatin di atas dugaan yang menimpa sahabatnya.
“kau ni Is suka buat cadangan yang tak logik... kau gila.. rumah dia dekat Johor. perjalanannya duabelas jam kalau naik bas.”terang Razi.
“bagus jugak cadangan kau Is.. aku setuju sangat..”
sokong Aiman tanpa menghiraukan rungutan daripada Razi yang tidak pernah memikirkan perasaan orang..
“wei think carefully la... nak pegi esok,tiket bas pun tak ada.”
Razi memberi alasan.
“okey,macam ni.... esok kita pergi Butterworth... bawa beg baju sekali macam mana? Kalau ada tiket kita pergi terus...” cadang Aiman.
“aku setuju....” sokong Haiqal dan Iskandar serentak.
“kau Razi?”
“emm okey la.... kalau semua dah setuju, terpaksa lah aku join sekali... tapi kalau tiket tak ada macam mana?” tanya Razi .
“itu belakang kira...kita pergi dulu.. apa-apa yang berlaku selepas ini kita settle kat sana..”
Aiman seperti tidak memperdulikan apa yang akan berlaku sebaliknya dia hanya memikirkan dugaan yang ditimpa oleh Adli dan dia merasakan ini adalah tanggungjawabnya dan rakan-rakan.
“Amir macam mana? Nak ajak sekali ke?” tanya Haiqal
“hampir terlupa aku dekat mamat Penang ni.... aku call dia jap....”.
Aiman terus mengambil telefon tangannya di atas meja belajar dan menelefon Amir. “Lambat betul la budak ni angkat telefon” rungut Aiman dalam hati.
Tut, tut, tut, tut,....
“assalammualikum,nombor yang ada dail tiada dalam perkihdmatan kami hahahaha”
usik Amir. kadang-kadang guruan Amir dapat menyenangkan Aiman tapi kadang-kadang menyakitkan hati.
“hahahaha gurau je.. Man asal kau telefon aku malam-malam ni? Rindu ke? Hahahaha” seloroh Amir.
“walaikumsalam, nombor tiada dalam perkhidmatan kepala otak kau”
diselang dengan ketwa mereka serentak
“ dah kau jangan nak lawyer buruk pula... aku sikit pun tak rindu dekat kau hahahaha.. ni aku nak bincang pasal trip kita dan pasal Adli..” sambung Aiman
“pasal Adli? Kenapa dengan mamat jawa tu?”tanya Amir.
“okey before i explane more abort Adli let’s me tell you about the trip first! Pasal trip tu, kau dah tahukan peranan kau sebagai pemandu pelancong...hahahah.. trip tu kita buat hujung minggu ni... okey, pasal mamat jawa ni, petang tadi dia terpaksa balik sebab ayah dia sakit tenat... jadinya esok kita orang bercadang nak pergi Mersing... kau nak follow ke tak?”
Daripada awal lagi Aiman sudah boleh mengaagak yang Amir akan ikut mereka pergi Mersing tetapi dia hanya bertanya untuk mendapatakan kepastian.
“await, hang tak habaq... Mersing?....aku nak ikut... boleh melancong ke Johor hahahahah bak kata orang tua sambil menyelam minum air hehehe ”.
“kau ni Amir tak habis dengan lawyer buruk kau tu.” Aiman berbasi-basi.
“aku gurau je la.. hang ni Man tak boleh nak begurau langsung.... em... esok aku nak tunggu dekat mana?” tanya Amir
“ kau tunggu kat staysen bas Butterworth” jawab Aiman
“okey...”
“Amir okey la... abis kredik aku... daripada layan kau baik aku layan makwe aku hahahaha..assalammualaikum”
“ye la tu .. walaikumsalam” balas Amir.


Kedamaian dalam persahabatan tiada tolak bandingnya denga pukulan ombak di pantai atau ketenagan air terjun.. tetapi untuk memastiakan persahabatn itu kukuh umpama Piramid yang dicipta dengan begitu teliti sehingga tiada yang dapat meniru struktur itu pada zaman sekarang amat sukar.. tetapi keikhlasan dalam persahabatan dapat dicipta dengan kesabaran dalam persahabtan dan setiap persahabatan itu memerlukan seinfiniti pengorbanan.

EPISOD 2


2
“Penat la... dekat mana rumah Adli ni”bentak Razi
“..dah jauh kita jalan ni.. kenapalah rumah dia ni duduk dekat kawasan perdalaman... kalau ada bas nak masuk kawasan rumah dia kan bagus.... tadi kita naik bas.. sampai dekat stesen bas Mersing naik van sapu.. lepas tu jalan kaki.. lepas ni apa lah pulak .. naik sampan .. baru sampai rumah dia..” sambung Razi.
Sifat Razi yang tidak pernah memikirkan perasaan orang ,kadang-kadang membuatkan kawan-kawanya sedikit kecewa. Mulutnya yang tidak bertapis membuatkan kawan-kawanya sakit hati.
“lain kali kalau tak nak ikut tak payah la ikut... lepas tu merugut pulak.. aku malas la nak layan kau Razi.. kau ni selalu macam ni..”
tegur Aiman bersahaja kerana tidak mahu mulakan pertengkaran dengan Razi.
“betul cakap hang Man.. aku pun malas nak layan si Razi ni dari Butterworth sampai la ke Mersing,mulut dia je bising.. kalau kena belanja barulah diam.. kalau naik sampan pun apa salahnya..hehehe boleh aku bergambar dengan buaya Mersing hahaha..” gurau Amir.. “kau ni Amir tak habis dengan lawak kau tu... Man tengah serius kau boleh main-main pulak” tegur Haiqal yang amat memahami sikap Aiman.
“sorry...”.
“dah la aku malas nak gaduh.. kau orang pun bukan kecil lagi dah besar gajah.. hahahah..”
Aiman cuba meredakan keadaan yang tegang. walaupun hatinya berbuku dengan rungutan Razi. Tetapi jauh disudut hati Aiman tiada yang lebih bernilai dari persahabatan yang kukuh.
Mereka berjalan lebih kurang satu jam akhirnya mereka bertemu sebuah kampung. Kampung itu diberi nama Kg.Mersing sama dengan nama daerah itu.Aiman dan kawan-kawannya mencari dimana lokasi rumah Adli. Setelah bertanya orang di sekitar kampung itu,akhirnya mereka telah menjumpai lokasi rumah Adli.
Setibanya mereka di halaman rumah Adli,mereka terkejut dan hampir tidak percaya, selama mereka mengenali Adli mereka tiada pernah mengetahui asal-usul Adli malah pekerjaan ayahnya mereka tidak pernah mengetahui kerana perwatakannya tidak pernah menunjukan yang dia adalah anak kepada seorang pengayam tikar mengkuang. Mereka tidak pernah mengetahui bahawa Adli adalah seorang kawan yang perlukan bantuan kewangan. Tiada istilah kesenagan dalam hidupnya. Adli seorang kawan yang pendiam dan suka berahsia. Dia bergitu bersungguh dalam pelajaran,ketika kawan-kawannya bermain,bersuka ria dan bershopping,tetapi dia berusaha untuk mendapat keputusan yang cemerlang dalam setiap subjek. Tidak hairanlah, ketika semua kawan-kawannya frust dengan keputusan exam,dia hanya mampu tersenyum memikirkan masa depan. Disaat, peperiksaan akhir semesta tiba satu masalah timbul,ayahnya sakit tenat. Anak soleh sepertinya yang ingin mengembirakan orang tuannya dengan kejayaan tetapi,Allah ingin menguji seteguh mana iman anak ini. Bertapa bertuahnya ibu bapanya mendapat seorang anak seperti Adli.

“Assalammualaikum.....,assalammualikum....,assalammualikum”
tiba-tiba muncul seorang wanita tua yang separuh abad usianya.
“walaikumsalam” sopan jawapan wanita itu.
“anak semua cari siapa?”tanya wanita itu terdegar lorghat jawanya.
“ini rumah Adli bin Wak Sakiman ke?”tanya Aiman
“ya ini lah .. anak semua ni kawannya Adli ke?”
tanya lagi wanita itu ingin mendapatkan kepastian.
“betul makcik. Kami kawannya Adli dari USM.”jawab Aiman sopan. “Marilah masuk,Adli tak ada dia pergi ke pekan hantar tikar.”
Jelas wanita itu.
Selepas masuk kedalam rumah Adli yang kelihatan seusia dengan pemiliknya,kelihatan seorang lelaki tua yang terbujur di sudut rumah itu. Kelihatan lelaki tua itu begitu penat sehingga tidak sedar dengan kedatangan tetemu kerumahnya. Lelaki tua itu kelihatan sangat uzur dan tubuhnya kelihatan tidak bermaya.
Selepas beberapa minit wanita itu meniggalkan Aiman dan rakan-rakan,tiba-tiba dia datang kembali dengan setalam air.
“nak, minum la air ni.. air bujang je”
pelawa wanita tua itu. Pelawaan itu mengejutkan Aiman yang sedang khusyuk menilai setiap inchi lelaki tua di sudut rumah itu.
“terima kasih makcik, buat susah-susah je” senyum Aiman kepada wanita tua itu.
Raut muka wanita itu mengandungi seribu kepahitan kehidupan tiada istilah kesenagaan. Dia seperti menunggu sebuah kejayaan yang akan dicapai oleh anak tunggalnya kelak.
“apa hajat anak semua datang kemari?” tanya wanita itu
“sebenarnya kami datang ni ingin melawat bapa Adli... kami diberitahu yang Adli terpaksa balik kerumah disebabkan bapanya sakit.. betul ke makcik?”
tanya Haiqal sambil anak matanya melihat tingkah laku Aiman yang kelihatanya pelik merenung lelaki tua di sudut rumah itu.
“betul, ayah Adli memang sakit... ayahnya menghidap angin ahmar.. semalam sebelum menghantar tikar ke pekan ayahnya jatuh tangga...ayahnya juga menghidap penyakit barah paru-paru akibat daripada tabiatnya yang suka merokok.”
Terang wanita tua yang kelihatan hampir menumpahkan air mata tetapi dia kelihatan begitu tambah dan redha dengan ketentuan Ilahi.
Tiba-tiba terdengar bunyi motor Honda cup 70 dari luar rumah itu.
“ah, itu Adli dah balik!” beritahu wanita itu.
Selepas tiada kedengaran dengungan enjin motor itu,
“assalammualikum, ..”
apabila sampai sahaja Adli di muka pintu dia terkejut melihat kawan-kawannya ada dirumahnya.
“walikumsalam..”
jawab kawan-kawannya sambil bersalam-salaman dengan Adli.
“Adli, umi nak kedapur masak.Adli layan kawan-kawan” beritahu wanita tua itu. “baiklah umi”
jawab Adli sopan diraut muka Adli terhias sebuah perasan kekesalan atas kehadiran kawan-kawannya tetapi dia juga turut bersyukur mempunyai kawan yang mengambil berat tentang kehidupanya. Selama tujuh semesta dia berjaya menyembunyikan identitinya yang sebenar tetapi hari ini dia gagal.
“Adli hang tak beri tahu pun dekat aku yang rumah hang ni kawasan kampung.. aku dah la perlukan ketenangan..biar aku habaq kat hang yang kepla aku ghrplah(serabut). Rumah hang ada sungai tak? Aku tak pernah mandi sugai maklumlah aku orang Penang duduk dalam bandar... mana pernah jumpa sungai.. hahahaha” tanya Amir diselikan dengan lawaknya.
“Dah la Amir.. kau ni tak abis dengan sungai...”
Marah Razi yang dari tadi mendiamkan diri disebabkan mulutnya yang cabul dan tidak memikirkan perasaan orang. Dia juga merasa kesal atas kelakuannya.
“dah kau dua orang ni tak boleh berjumpa mesti nak gaduh. Ada,sungai dekat belakang rumah aku ” beritahu Adli.
Haiqal dari tadi perasaan dengan tingkah laku Aiman yang merenung lelaki tua di sudut rumah tu.
“Man kenapa kau ni?” Tanya Haiqal. Aiman tersedar dari renugannya
“emm... tak de apa-apa la..”
jawapannya kelihatan seperti memikirkan sesuatu.
“kenapa datang rumah aku tak beri tahu dulu?” tanya Adli yang kelihatan agak kesal atas kelakuan kawan-kawannya.
“kenapa kau tak pernah beri tahu dekat kami yang ayah kau sakit?” tanya Iskandar yang agak kesal atas tindakan Adli yang balik tanpa memberi tahu mereka semua.
“aku tak nak susahkan kau orang.. “jawab Adli..
“Adli kita orang nak bermalam di sini boleh tak ?”tanya Aiman.
“boleh.. apa salahnya tapi.. rumah aku ni taklah semewah rumah kau orang semua.. minta maaflah kalau kau orang tak selesa” Adli merendahkan diri.
“kau pernah rasa kasut saiz lapan masuk dalam mulut kau tak.. jangan nak buat cerita sedih pulak.. hahahaha” gurau Razi.
“entah,kau ni Adli.. kami okey je la..” terang Aiman sambil ketawa mendengar gurauan Razi.
“aku tak sabar nak mandi sungai ni.” Beritahu Amir.
Tiba-tiba.. “Munah....Muna..” terdegar suara lelaki tua itu mengerang seperti meminta pertolongan.
“Adli.. Adli .. tolong tengokan abi tu.. abi nak apa tu?..”jerit wanita tua itu.
Adli yang tadi rancak berbual,terus mendaptkan ayahnya
“abi.. abi nak apa.. ni Adli ada kat sini” tanya Adli kepada bapanya.
“Adli,ab..i ha..us..” beri tahu lelaki itu.
“Adli pergi ambik air kat dapur ..abi tunggu sekejap..”patuh Adli.
Aiman cuba memberanikan dirinya untuk mendekati lelaki yang dipanggil oleh Adli dengan panggilan Abi... Aiman cuba melihat wajah lelaki tua itu dengan lebih dekat...dia begitu terharu dengan penyakit yang dialami oleh ayah Adli belum sempat Aiman meneliti wajah lelaki itu...
“Abi... ini Adli bawakan untuk abi air....”beritahu Adli membuatkan Aiman terkejut. Tingkah laku Aiman diperhatikan oleh Haiqal.
“jom,kita mandi sungai ramai-ramai...” tiba-tiba Aiman mengajak kawan-kawannya. “jom,...” semua kawan-kawannya menyokong.



********************************



“Abang bila Aiman nak balik... kawan-kawan lain semua dah balik.. dah seminggu dia tak telefon...”
Teserlah kerisauan pada lingkar-lingkar usia pada wajah Datin Norli. Baginya Aiman adalah satu-satu anaknya dan dia tidak sanggup kehilangannya.
“awak ni Nor, dia tu bukan kecil lagi.. dah besar .. esok,lusa baliklah dia tu..”
pujuk Datuk Ahmad. Dia amat masak dengan perangai isterinya yang terlalu manjakan Aiman.
“saya rasa tak sedap hati... dialah satu-satunya anak kita..”beritahu Datin Norli kepada suaminya.
“daripada awak merungut macam ni... baik awak telefon dia”cadang Datuk Ahmad.
“saya dah telefon berpuluh-puluh kali.. tapi tak dapat.. tu yang saya risau sangat.”
Selepas selesai solat Isyhak berjemaah dengan suaminya,Datin Norli melayan perasaannya di tepi kolam renang dirumahnya. Datuk Ahmad adalah bekas pegawai polis. Selepas tamatnya perkhidmatan sebagai seorang pegawai polis,dia telah berjinak-jinak dalam bidang penternakan kambing biri-biri. Dengan daya usahanya, dia telah berjaya mengeksport daging biri-biri ke luar negara dengan keuntungan 1.2juta setahun dan telah menerima darjah kebesaran dan mendapat gelaran datuk. Kemewahan yang dikurniakan oleh Ilahi tidak membuatkan dia leka dengan kemewahan itu sebaliknya dia telah membuka sebuah yayasan,yang membantu golongan yang menghidap barah paru-paru.
“Aiman..Aiman mari dekat mama.. mari..”kata Datin Norli kepada Aiman.. “mama..mama.. Aiman sayang mama..”jawab Aiman.
“mama nanti bila Aiman dah besar,Aiman nak jadi jurutera.. Aiman nak buatkan mama rumah besar..ada kolam renang.. nanti boleh Aiman berenang dengan mama”beritahu Aiman kepada ibunya.
“betul ke ni.. nanti kalau Aiman dah besar jangan tinggalkan mama yek”
“kenapa mama cakap macam ni.. Aiman tak akan tinggalkan mama... Aimankan sayang kat mama.”beritahu Aiman.
Begitu asyik Datin Norli melayan perasaan sehinggakan dia tidak menyedari kehadiran suaminya yang mengambil tempat disebelahnya.
“Amboi,Nor jauh awak termenung sampai tertembus air kolam tu hahaha”usik Datuk Ahmad membuatkan Datin Nor terkejut dan mengelap air matanya yang tidak sengaja tertumpah kerana terlalu rindukan anak tunggalnya.
“Abang ni .. lain kali berilah salam dulu,terkejut saya dibuatnya.” Berbasi-basi Datin Nor jauh disudut hatinya tersentak naluri keibuannya sehinggakan berputik mutiara di matanya.
“awak menangis ke Nor? sudah-sudah la..nanti Aiman tu telefon la..dia kan anak yang baik,tak kan awak tak percayakan dia.” Pujuk Datuk Ahmad
“mana ada saya menangis,habuk masuk dalam mata saya”bohong Datin Norli ingin menutup kesedihan daripada suaminya.
Tiba-tiba.. “datuk ada panggilan daripada Aiman”beritahu kak Piah pembantu rumah Datuk Ahmad.
“Ah, tu panggilan daripada anak kesayangan awak,kan saya dah cakap dia tak pernah lupakan awak.”beritahu Datuk Ahmad.
Wajah Datin Norli bercahaya semula selepas mendapt panggilan daripada anak kesayangan
“assalamualiakum...” Aiman memulakan perbualan.
“walaikumsalam”jawab Datin Norli tidak mampu menahan sebak didada
“mama..mama sihat?.. minta maaf tak telefon mama, Man ada kat rumah kawan ni..dekat Mersing..line telefon susah nak dapat kat sini.. Man terpaksa pergi Pekan Mersing”
beritahu Man kepada Ibunya,dia tahu ibunya mesti bimbang akannya.
“alhamdulillah, mama sihat... Man buat apa kat rumah kawan? Tak balik rumah ke?” tanya ibunya dengan nada kerisauan dan kerinduan sehingga tidak dapat menampung linangan air mata.
“ Man tak dapat balik sebab Man melawat ayah kawan Man..dia sakit.. Insya-Allah lepas final exam Man balik.”.
“mama,boleh tak Man nak cakap dengan papa?”
“boleh,kejap ye..”Datin Norli memberi telefon kepada suaminya. “assalammualikum,anak papa.. apa khabar?”tanya Datuk Ahmad.
“walaikumsalam, Alhamdulillah sihat..papa Man ada hal penting nak bincang dengan papa.”
Beritahu Aiman agak tergese-gesa. Apabila Aiman mengetahui ayah Adli menghidap barah paru-paru,dia tahu ini lah masanya dia membantu kawannya.
“nak bincang pasal apa?”
Tertanya-tanya Datuk Ahmad seperti ada satu ,masalah yang besar yang dihadapi oleh anaknya.
“macam ni..kawan Man, Adli,ayah dia menghidap penyakit barah paru-paru dan angin ahmar.. Man nak minta bantuan daripada papa untuk bantu ayahnya..boleh tak?”
“of course la boleh!tapi,Man kena suruh ayah kawan Man tu buat appointment dengan doktor dulu untuk mengetahui penyakit yang dihidapi oleh ayah kawan Man itu ditahap mana untuk memudahkan proses dan mendapat kelulusan dengan pihak papa dan bawa bersana laporan kesihatannya.”
beritahu Datuk Ahmad kepada Aiman.
“baiklah papa,nanti Aiman usahakan”.
Gembira hati Aiman apabila ayahnya sudi membantu. Memang sikap bapanya yang pemurah disenagi Aiman dan ibunya. Malah sikap bapanya itu dipuji oleh jiran-jiran tertangga.
“papa Man nak minta diri dulu, kirim salam sayang dekat mama dan kak Piah.. assalammualikum”
“walikumsalam”balas Datuk Ahmad.
Datuk Ahmad begitu bangga dengan sikap yang ada pada anaknya. Dalam dia berdoa agar anak ini memeperoleh kejayaan didunia dan diakhirat. Dia juga berdoa agar anak ini akan selalu mengingati dia sehingga dia menemui Ilahi.



*********************




“Lin.saya rasa minggu ni,saya nak balik kampung ..” beritahu Ila kepada sahabatnya itu.
“kenapa awak nak balik? siapa nak teman saya dekat kolej ni..” tanya Lin.
“mak saya suruh balik... katanya ada perkara nak dibincangkan dengan saya...”
“saya tak boleh balik sebab rumah saya jauh..lagipun cuti kita tinggal seminggu lebih lagi.. kalau saya balik Temerloh membazir je..” rungut Lin.
“apa kata awak datang rumah saya.. boleh awak kenal rumah saya. Kalau awak datang rumah saya mesti seronok” cadang Ila.
Sebenarnya Ila sudah lama berhajat hendak mengajak Lin datang kerumahnya tetapi apabila diajak Lin selalu menolak. Ada sahaja alasan yang diberi. Bukan Lin tidak mahu bertandang kerumah Ila tetapi dia tidak mahu menyusahkan keluarga Ila dan dia tahu Ila bukan datang dari keluarga yang senang. .
“mak awak tak marah ke? Apa pula katanya nanti...”
“awak jangan risau, dah lama mak saya nak berkenalan dengan awak..”
“betul ke?” tanya Lin ingin mendapat kepastian.
“betul la..”tegas Ila.
“okey,kalau macam tu,saya ikut cadangan awak.. tak sabar rasanya nak bertandang ke rumah awak”beritahu Lin


Siti Fadzila seorang anak kepada pasangan petani yang mengusahakan sawah padi. Tetapi ayahnya telah meninggal dunia akibat penyakit Asthma yang teruk. Tetapi ibunya seorang kuat semangat dan sanggup mencari rezeki siang dan malam semata-mata ingin membesarkan lima orang anak yang ditatang bagai minyak yang penuh. Syukur kehadrat Ilahi kerana setiap anak yang dikurniakan kepada pasangan ini, cerdik, memahami dan sentiasa menghormati ibu bapanya. Ila adalah anak kedua daripada lima orang adik-beradik. Dia mempunyai seorang abang yang kini telah bergelar sebagai seorang usahawan setelah menamatkan pengajiannya di Universiti Sains Malaysia (USM) dalam jurusan Pertanian. Abangnya yang kini mengusahakan sawah padi yang ditinggalkan oleh arwah ayahnya. Kini dengan daya usaha abangnya,dia telah berjaya memebuka sebuah syarikat pengeluaran beras dan mampu mengubah keadaan keluarganya yang dulunya amat susah. Abangnya mampu menyara seluruh ahli keluarganya termasuk perbelanjaan sekolah dan rumah.

“Abah,bila kita nak pergi memancing,semalam abah kata nak bawak Ila pergi memancing dekat tali air..”tanya Ila kepada ayahnya.
“abah janji,esok petang kita pergi memancing.. tetapi Ila kena tolong abah cari cacing”pujuk ayahnya.
“eee.. Ila geli la dengan cacing.. boleh tak kalau kita guna umapan lain”
“ikan suka makan cacing je.. Ila kena buang sifat geli tu. Kalau tidak macam mana nak memancing ikan”
“macam itu juga kehidupan kita,jika kita hendak berjaya kalau disuruh meredah lawatan api sekalipun demi untuk memperoleh kejayaan kita perlu menyahutnya. Jangan kita berputus asa kerana kita perlu ingat Allah membenci hambanya yang cepat putus asa.”
Pesanan ayahnya sentiasa diingati. walaupun sukar untuk memahami tetapi tetap diambil sebagai panduan hidup.

“Ila,abah ada sesuatu nak beri dekat Ila.”
“selamat hari lahir.. ni hadiah daripada abah”...
“wah,cantiknya gelang ni! Terima kasih abah.. Ila ingat abah dah tak ingat hari lahir Ila..” “mana boleh abah tak ingat hari lahir Ila”
Ila tidak mamapu mengawal perasaan sebak didada tanpa diduga air matanya melinkari di matanya.
“Ila... Ila... mari tolong mak sekejap” jerit ibunya.
Lamunan Ila terhenti apabila mendengar jeritan ibunya.
“ada apa mak?” tanya Ila .
“susah nak masukan benang dalam jarum ni.. mak dah lah rabun..Ila boleh tolong mak kan?”
tanya ibunya yang lebih dikenali sebagai Mak Ngah di Kampung Dulang di daerah Kuala Muda,Kedah. Mak Ngah mengambil upah menjahit baju untuk menampung perbelanjaan keluarga. Walaupun kehidupan mereka tidak sesusah dahulu tetapi Mak Ngah merasakan dengan mengambil upah menjahit baju ia dapat mengisi masa lapangnya.
“mestilah Ila boleh tolong mak.. mak... Lin mana?”
berbasi-basi Ila bertanya ibunya sambil tangannya menyocok benang ke dalam jarum.
“kat dalam bilik adik Su tu..katanya nak mengajar adik Su matematik”
“mak ada hal apa yang mak nak beri tahu kat Ila?”
Ila memulakan bicaranya mengenai sesuatu yang ibunya ingin bincangkan sehingga dipanggil pulang ke kampung.
“Abang Ijam kamu dah dapat rakan kerja di Kuala Lumpur,dengar kata abang kamu, rakan kerjanya orang yang berpengaruh di Kuala Lumpur.” Terang Mak Ngah.
“betul ke, bagus la kalau macam tu.. boleh abang luaskan lagi perniagaannya.”
Setelah hidup dalam keadaan yang serba kekurangaan akhirnya Ila dapat rasakan kehidupanya lapan beranak bakal berubah.
‘ya Allah kau permudahkanlah urusan abangku dan kurnikanya kejayaan didunia dan akhirat.’
Tiba-tiba perbualan mereka terhenti kerana Ila terdengar telefonnya berbuyi.
“mak Ila nak baca sms kejap..”beritahu Ila dan terus mendapatkan telefonnya.

Sms
Man:
“asalammualaikum,sorry ganggu..tengah buat apa? Busy ke?”

Ila:
“waalikumsalam,takde la..tengah berborak dengan mak... ada apa Man sms Ila?”

Man:
“takde apa-apa...saje je sms Ila..bosan...”

Ila melihat sms yang baru dibalas oleh Man...dan terus memanggil Lin.
“Lin..Lin... sini kejap....Lin mari la sini kejap...saya ada benda penting nak tunjuk dekat awak ni...”
Ila tidak tentu arah memikirkan Sms yang baru diterima sebentar tadi. Dia terfikir apa tujuan Aiman Smsnya. ‘Ada perkara penting ke? Adakah dia ingin memepermainkan aku atau dia ingin....ah.. aku tidak mahu bersangka buruk’.
Masih segar dari ingatanya kisah seorang ahli ulama’ yang memasuki disko semata-mata untuk berdakwah. Masih ingat dia akan kisah ulama’ yang disampikan oleh Ustaz Hafizi.
Ustaz Hafizi memesan agar jangan bersangka buruk dengan teman-teman. Mana kita tahu dia berniat baik. Sama seperti ulama’ ini, kalau orang kebanyakkan melihat ulama’ ini memeasuki disko,semestinya ulama’ ini akan diburuk-burukan. Akhirnya seluruh pengunjunug disko itu insaf dan kembali kejalan Allah.
“ada apa..Lin..saya tengah ajar adik Su ni...ada apa?”tanya Lin.
“awak tengok ni..” Ila menunjukan sms yang dia peroleh daripada Man.
“darimana awak dapat nombor telefon dia...?”
Lin tertanya-tanya bagaimana Ila seorang gadis yang pemalu mempunyai nombor seorang budak lelaki yang amat dia kenali.
“hari tu waktu saya berjalan kat tasik,jumpa dia tengah duduk sorang-sorang.. saya tegur lah dia...kami berborak sekejap..lepas tu di mintak nombor telefon saya... takkan saya tak nak beri.. saya tak nak menghampkannya..so,saya beri je la...” cerita Ila bagaimana dia boleh mendapat nombor telefon bimbit Aiman
“hari ni tiba-tiba sms saya sebabnya boring”sambung Ila.
“pelik tak?ni saya tak tau nak balas ke tak?”
Tiba-tiba...

Sms
Man:
“kenapa tak replay?busy? takpe la..Man nak kene balik rumah dah ni..sebab dah lewat malam ni...selamat malam assalammualiakum”

“awak ni Ila...replay je...sms Man tu..kesia dia”beritahu Lin.
“awak gile...saya mana kenal dia sangat...dah la saya kenal dia pun sebab kawan tunang awak,si Haiqal tu.”
Tegas Ila.
“kalau awak dah cakap macam tu,saya nak buat macam mana? itu hak awak.”
Lin seperti tidak memahami mengapa Ila bertidak sedemikian. Dia tahu Ila bukan jenis yang suka bergaul dengan lelaki kerana dia bergitu menjaga ikhtilat.



episod3

3.

Selepas Aiman berbincang dengan kawan-kawannya mengenai pembatalan rancangan mereka untuk menghabiskan cuti mereka di Penang,akhirnya mereka telah membuat kata sepakat untuk membantu ayah Adli.

Sewaktu berjalan pulang dari surau selepas solat Isyhak, Aiman memberitahu kepada Adli mengenai perbualan antara Aiman dan ayahnya.
“Aku dah maklumkan penyakit yang dihadapi ayah kau dekat papa aku..dia cakap dia boleh tolong,tapi kau kena sediakan laporan perubatan ayah kau. Kau ada simpan laporan perubatan tu?”tanya Aiman .
“menyusahkan papa kau je Man...aku segan la..”
Adli tidak menyangka yang Aiman akan bertindak sedemikian.
“nak menyusahkan apa?itu memang tugas papa aku. Apa guna kalau dia buka yayasan tetapi tak membantu orang. Sekarang ni aku nak tau kau ada simpan laporan perubatan ayah tu”.
“ada..nanti aku tanya umi aku. Kau nak bila” tanya Adli mendapat kepastian.
“ kalau boleh esok..sebab aku ingat esok aku nak balik. insyaAllah dua,tiga hari lagi aku datang dengan papa aku dan uruskan ayah kau.”balas Aiman
“tapi cuti kita tinggal beberapa hari lagi”
Adli merasakan dirinya banyak menyusahkan rakan-rakannya.
“ala..kau jagan risau la..aku yakin kita boleh selesaikan dengan secepat yang mungkin. Esok pagi aku balik KL,sementara tu,biarlah sahabat-sahabat kita tinggal dekat rumah kau lu..biar dia orang menghabiskan cuti dengan sungai dekat belakang rumah kau.. hahaha”
beseloroh Aiman. Adli menyambungnya itu dengan ketawa yang tidak terhenti-henti.
“hahahah..aku tengok dia orang tu, pagi. petang,malam pun mandi sungai. Macam rusa masuk kampung gelagat diorang. Semalam lepas Isyak,aku dengar bising-bising belakang rumah..aku ingat lembu berkubang,rupanya Razi dengan Amir yang berkubang hahahaha” cerita Adli.
“Amir dengan Razi tu,kalau bergaduh huru hara dibuatnya tapi kalau diorang susah ke senang tetap bersama..hahaha”sambung Aiman.
“by the way Man, thanks”
“its okeys,thats is my duty as your friends,Li..”

Adli bergitu bersyukur mempunyai teman sebaik Aiman. Walaupun Aiman anak seorang datuk,tetapi dia tidak pernah sombong malah dia lah yang banyak membantu rakan-rakannya dalam semua keaadaan.
***********************

Dalam kegelapan malam yang hening,disinari oleh cahaya bulan diselangi kicauan unggas rimba malam, Adli duduk di pangkin rumuhnya. Mengamati keindahan malam sambil hatinya tidak berhenti-henti memuji-muji keindahan ciptaan Ilahi.

“Assalammualikum mat jawa, amboi dah gaya macam mamat jiwang je.. tak nak story dekat aku ke gadis yang menambat hati jantan kau tu hahaha”
Usik Haiqal yang dari tadi memerhatikan Adli yang asyik termenung melayan perasaan. Dia seperti memikul beban yang berat.
“walaikumsalam..tak ada apa yang aku menungkan cuma ambil angin malam ni ja..
mengamati keindahan ciptaan Allah ni. subahanaAllah indah sangat.”
“macam mana keadan ayah kau sekarang? Ok?”
Haiqal tahu yang Adli amat bertanggungjawab atas apa yang telah ditimpa oleh bapanya. Dia lah satu-satunya anak yang Wak Sakiman dan Mak Munah ada. Dia juga satu-satunya anak yang akan membawa kejayaan dan mengubah hidup mereka sekeluaraga.

“Alhamdulillah,angin ahmarnya semakin baik. Aiman pula,dah minta bantuan daripada ayahnya untuk mengubati penyakit barah paru-paru melalui pembedahan yang telah ditaja oleh papanya mealaui yayasan papanya.”
Adli sedih mengenagkan nasib ayahnya,sudah jatuh di timpa tangga. Tetapi Adli redha dengan ketentuan Ilahi. Baginya setiap dugaan yang diberi oleh Allah adalah satu ujian yang menguji keimanan seseorang. Allah menguji hambanya dengan kemampuan
yang hambanya ada. Hanya yang menjadi penyembuh adalah doa. Doa yang sentiasa menjadi senjata umat islam.

“aku dah agak yang Aiman akan bantu ayah kau. Beruntung kita ada kawan macam dia.”
“emm.Adli,aku masuk dulu la.. sejukla duduk dekat luar ni.. kau ni tak sejuk ke. Aku tahu la kau tu keturunan orang askimo tapi tak kan kau nak bawak budaya kau tu dekat Malaysia” seloroh Haiqal dan mereka serentak ketawa memecah kesunyian malam.
“hahaha.. jom kita masuk,aku pun dah mengantuk ni.”
Sambung Adli.
“tahu pun kau mengantuk hahaha.. jom kita masuk”
Haiqal dapat merasakan kesusahan yang dihadapi oleh Adli. Dia begitu kagum dengan sahabatnya yang seorang ini,walaupun beban dan dugaan yang ditanggung amatlah berat tetapi dia kelihatan tenang dan tidak mudah melatah.


Keesokan paginya,Aiman sudah berangkat pulang ke Kuala Lumpur. Dia mengambil bas dari stesyen bus mersing terus ke stesyen bus Lakin. Dari situ dia mengambil teksi dan terus ke lapangan terbang.
Sepanjang perjalannya macam-macam perkara yangg bermain dimindanya. Selain daripada ujian yang menimpa Adli, Aiman juga memikirkan hubungannya dengan keluarganya. Sejak memasuki universiti Aiman jarang pulang kerumah kerana sibuk dengan pelajarannya. Perasaan bersalah dengan mama dan papanya tiba-tiba menular dalam dirinya. Dia tidak pernah menghargai mama dan papanya. Apabila melihat umi dan abi Adli, Aiman terasa tersentuk dan amat merindui mama dan papanya.

“mama mungkin selepas ini Man akan sambung pelajaran Man di USM Pulau Pinang”
Beritahu Aiman.
“kenapa jauh sangat sangat Man? Dekat KL ni banyak lagi universiti yang menawarkan kursus yang sama dengan USM. Kalau Man mahu mama boleh hantar Man dekat kolej swasta” Datin Norli mempertikai keputusan Aiman.
“mama, Aiman perlukan pengalaman untuk hidup berdikari. Daripada Man berusia dua bulan sehinggalah berusia 18 tahun, Man tidak pernah hidup berdikari. Semua perjalanan hidup Man diaturkan oleh papa dan mama” Aiman meluahkan rasa tidak puas hatinya kepada ibunya.
“kami tidak mengatur hidup Aiman tapi mahu Man sentiasa selesa menjalani kehidupan. Kami mahu Man sentiasa gembira dengan kehidupan sekarang. Manlah satu-satunnya anak yang mama dan papa ada.”
“Man tahu itu mama tapi kalau Man belajar di luar negara sekalipun mama tetap mama Man.” Jelas Aiman mempertahankan kehendaknya.
“ Nor, biarlah Man belajar di Pulau Pinang. Apa salahnya.” Tiba-tiba Datuk Ahmad menyampuk. Dari tadi dia mencuri dengar perbualan anak tunggalnya dan isteri kesayangannya.
Datin Norli tidak mampu berkata apa-apa dan dia membalas dengan anggukan sahaja. Walaupun hatinya amat sukar untuk melepaskan anak kesayangannya, satu hari nanti dia perlu melepaskan jua anak lelakinya itu.

Awan di langit seakan-akan membuat bentuk-bentuk yang menarik. Aiman berasa takjub dengan ciptaan Allah itu. Aiman terfikir,adakah mamanya akan membenarkan dirinya untuk melanjutkan pelajarannya di luar negara jika satu masa nanti rezekinya ada di luar negara. Tanpa Aiman sedari dia telah sampai di Lapangan terabang Subang.
‘sudah sampai aku rupanya. Macam mana boleh tertidur?’ Aiman bermonolog.
Setibanya dia di Lapangan terabang, jam menunjukan 4.45 petang. Dia terus ke surau untuk solat asar. Selepas itu, dia terus mendaptkan teksi untuk balik kerumahnya tetepi sewaktu dia mendapatkan teksi, dia terserempak dengan seorang sahabat lama yang seperti dia kenali. Pandangan mereka bertemu tetapi kedua-duanya seakan cuba mengelak daripada bertemu.
Aiman terus mendapatkan teksi dan berlalu dari lapangan terbang itu. Fikiranya ligat memerah unutk mengingati siapa gadis yang dia bertemu seketika tadi. Setelah lama dia cuba mengingati kisah silam, akhirnya dia sudah tahu menhapa dia cuba mengelak dengan sahabat lamanya itu.

Setiap kejadian yang berlaku diatas dunia ini ada hikmahnya dan itu telah tertulis. Jadi kita seharusnya sentiasa berdoa kepada Allah agar perjalanan hidup kita dipermudahkan oleh Allah. Hidup ini umpama roda yang sentiasa berputar. Ada naik dan ada juga kita turun dan semua itu telah di tulis dan janganlah kita mudah berputus asa dengan hidup. Sentiasa berusaha mempertingkatkan keimanan kepada Allah.

Sunday, July 12, 2009

bahana kesempurnaan

Sunday, July 12, 2009
sesiapa pun didalam dunia ini mahukan kesempurnaan tetapi itu adalah satu perkara yang amat mustahil buat manusia. belajarlah bersyukur dengan nikmat yang telah dikurnaikan oleh Allah kepada kita. Jika kita kufur kepada nikmat Allah mungkin kita akan mudah terdedah dengan segala kemungkaran dunia.
contohnya kita lihat ramai kaum adam dan hawa melakukan kemungkaran semata-mata ingain mengecapi kekayaan tanpa berusaha.
hari ini kita dapat lihat ramai kaum hawa yang sanggup menggadai maruah semata-mata untuk memperolehi wang ringgit dengan mudah..
Astghafirullahhalazim.. sedarlah wahai kaum hawa sekalian. jangan mudah terpegaruh dengan godaan dunia. bersederhana itu lebih baik. jangan gadaikan maruh sesungguhnya maruah itu pemberian Allah dan jangan khianatinya.
kepada kaum adam pula jangan mudah terpedaya dengan keindahan dunia (wanita) sesungguhnya wanita itu fitnah dunia. jaga pandangan kerana pandangan itu boleh membawa kepada kebinasaan. syaitan boleh melakukan apa sahaja semata-mata untuk membawa manusia kelebah nerakanya.
hayatilah suruh lukman yang banyak memberi pengajaran kepada insan yang bergelar manusia;
pesan lukman kepasa anaknya;


1. Hai anakku; ketahuilah, sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan yang dalam, banyak manusia yang karam ke dalamnya. Bila engkau ingin selamat, agar jangan karam, layarilah lautan itu dengan SAMPAN yang bernama TAKWA, ISInya ialah IMAN dan LAYARnya adalah TAWAKKAL kepada ALLAH.
2. Orang - orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan dari ALLAH. Orang yang insaf dan sedar setalah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemuliaan dari ALLAH juga.
3. Hai anakku; orang yang merasa dirinya hina dan rendah diri dalam beribadat dan taat kepada ALLAH, maka dia tawadduk kepada ALLAH, dia akan lebih dekat kepada ALLAH dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepada ALLAH.
4. Hai anakku; seandainya ibubapamu marah kepadamu kerana kesilapan yang dilakukanmu, maka marahnya ibubapamu adalah bagaikan baja bagi tanam tanaman.
5. Jauhkan dirimu dari berhutang, kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam.
6. Dan selalulah berharap kepada ALLAH tentang sesuatu yang menyebabkan untuk tidak menderhakai ALLAH. Takutlah kepada ALLAH dengan sebenar benar takut ( takwa ), tentulah engkau akan terlepas dari sifat berputus asa dari rahmat ALLAH.
7. Hai anakku; seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya kerana tidak dipercayai orang dan seorang yang telah rosak akhlaknya akan sentiasa banyak melamunkan hal hal yang tidak benar. Ketahuilah, memindahkan batu besar dari tempatnya semula itu lebih mudah daripada memberi pengertian kepada orang yang tidak mahu mengerti.
8. Hai anakku; engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih lagi daripada semua itu, adalah bilamana engkau mempunyai tetangga (jiran) yang jahat.
9. Hai anakku; janganlah engkau mengirimkan orang yang bodoh sebagai utusan. Maka bila tidak ada orang yang cerdik, sebaiknya dirimulah saja yang layak menjadi utusan.
10. Jauhilah bersifat dusta, sebab dusta itu mudah dilakukan, bagaikan memakan daging burung, padahal sedikit sahaja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.
11. Hai anakku; bila engkau mempunyai dua pilihan, takziah orang mati atau hadir majlis perkahwinan, pilihlah untuk menziarahi orang mati, sebab ianya akan mengingatkanmu kepada kampung akhirat sedangkan menghadiri pesta perkahwinan hanya mengingatkan dirimu kepada kesenangan duniawi sahaja.
12. Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebihan, kerana sesungguhnya makan yang terlalu kenyang itu adalah lebih baiknya bila makanan itu diberikan kepada anjing sahaja.
13. Hai anakku; janganlah engkau langsung menelan sahaja kerana manisnya barang dan janganlah langsung memuntahkan saja pahitnya sesuatu barang itu, kerana manis belum tentu menimbulkan kesegaran dan pahit itu belum tentu menimbulkan kesengsaraan.
14. Makanlah makananmu bersama sama dengan orang - orang yang takwa dan musyawarahlah urusanmu dengan para alim ulamak dengan cara meminta nasihat dari mereka.
15. Hai anakku; bukanlah satu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak pernah mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan orang yang mencari kayu bakar, maka setelah banyak ia tidak mampu memikulnya, padahal ia masih mahu menambahkannya.
16. Hai anakku; bilamana engkau mahu mencari kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura pura membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahan itu dia masih berusaha menginsafkan kamu,maka bolehlah engkau mengambil dia sebagai kawan. Bila tidak demikian, maka berhati hatilah.
17. Selalulah baik tutur kata dan halus budi bahasamu serta manis wajahmu, dengan demikian engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseorang terhadap orang lain yang pernah memberikan barang yang berharga.
18. Hai anakku; bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Namun biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu.
19. Jadikanlah dirimu dalam segala tingkahlaku sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau mengharap sanjungan orang lain kerana itu adalah sifat riya~ (riak) yang akan mendatangkan cela pada dirimu.
20. Hai anakku; janganlah engkau condong kepada urusan dunia dan hatimu selalu disusahkan olah dunia saja kerana engkau diciptakan ALLAH bukanlah untuk dunia sahaja. Sesungguhnya tiada makhluk yang lebih hina daripada orang yang terpedaya dengan dunianya.
21. Hai anakku; usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata kata yang busuk dan kotor serta kasar, kerana engkau akan lebih selamat bila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan manfaat bagi orang lain.
22. Hai anakku; janganlah engkau mudah ketawa kalau bukan kerana sesuatu yang menggelikan, janganlah engkau berjalan tanpa tujuan yang pasti, janganlah engkau bertanya sesuatu yang tidak ada guna bagimu, janganlah mensia siakan hartamu.
23. Barang sesiapa yang penyayang tentu akan disayangi, sesiapa yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandungi racun, dan sesiapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari berkata kotor tentu akan menyesal.
24. Hai anakku; bergaullah rapat dengan orang yang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata nasihatnya kerana sesungguhnya sejuklah hati ini mendengarkan nasihatnya, hiduplah hati ini dengan cahaya hikmah dari mutiara kata katanya bagaikan tanah yang subur lalu disirami air hujan.
25. Hai anakku; ambillah harta dunia sekadar keperluanmu sahaja, dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekalan akhiratmu. Jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang atau bakul sampah kerana nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain. Sebaliknya janganlah engkau peluk dunia ini serta meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka. Janganlah engkau bertemankan dengan orang yang bersifat talam dua muka, kelak akan membinasakan dirimu.

waallahhualam

pedoman!!!!

video

hidayah milik Allah

seindah ayat alquran..
sedamai hidayah Allah.. itu lah ungkapan yang paling tepat untuk seorang muslim.
pernah muslim itu terkeluar daripada landasan Allah tetapi muslim itu cepat sedar bertapa indahnya kedudukan didalam agama Allah.
pernah satu cerita mengenai seorang pembunuh yang sudah membunuh 99 orang dan Allah dengan kuasaNya telah melahirkan satu perasaan keninsafan.
dia mencari manusia yang boleh membantu menuju jalan Allah.
ceritanya;
pembunuh itu menemui seorang orang alim;
'assalammualikum sheikh,ana datang ingin memberi tahu tentang penyesalan ada dengan membunuh 99 orang manusia. adakah masih terbuka pintu taubat untuk ana'

'waalikumsal,minta maaf.. ana rasa tiada taubat untuk anta'
dengan rasa marah yang meluap-luap, lelaki tadi membunuh orang alim itu..
dan genap la 100 orang lelaki itu membunuh..

tetapi dia madih mencari sinar hidah.. sehinggalh pada suatu hari dia menemui seorang ahli ulama yang terbilang didalan negaranya..

'assalammualikum sheikh,ana datang ingin memberi tahu tentang penyesalan ada dengan membunuh 100 orang manusia. adakah masih terbuka pintu taubat untuk ana'
'walaikumsalam. alhamdulilah,anta sudah mendapat hidayah daripada Allah. masih terbuka pintu taubat kepada sesiapa yang mahukannya. anta hanya perlu keluar dari negara ini kerana negara ini tidak lagi baik untuk anta. anta perlu menuju disebuah negara dimana seluruh masyaraktnya sujud,bertasbih dan beribadak kepada Allah. insyAllah disana anta akan mempelajari mengenai islam lebih dekat'

'alhamdulliah,masih ada taubat untuk ana, terima kasih ya sahabat.'

semasa perjalanannya menuju kenegara yang diberitahu, pembunuh ini telah dirompak dan dibunuh oleh perompok dan akhirnya dia mati sebelum sampai ke negara yang ditujui..

persoalanya.. adakah pembunuh itu akan berjaya diakhirat?????


selepas kematianya, berlaku perteligkahan anatara malaikat rokib dan `atib. malaikat rokib ingin menulis kebaikan kepada pembunuh itu tetapi dibantah oleh `atib kerana pembunuh itu belum sampai ke negara yang ditujui. akhirnya mereka menemui jalan penyelesaian dengan menemui Allah s.w.t.
Allah berfirman..
kau pergi mengukur jarak antara mayat pembunuh itu..
andai ia dekat dengan negeri asalnya kau catat dosa untuknya.
andai ia dekat dengan negeri yang ditujui kau catat pahal untuknya

akhirnya selepas dikira jaraknya rokib dan `atib mendapati mayat pembunuh itu dekat dengan negara yang ditujui.. akhirnya pemuda itu dimasukan kedalam syurga Allah..

ada sesetengah pendapat menyatakan Allah telah mendekatkan mayat pembunuh itu dengan negeri yang ditujui..

lihat bertapa sayangnya Allah kepada makhluknya..
adakah kita menyangi Allah???

tepuk dada tanya iman.

iman

sukar untuk kita melawan pujuk rayu syaitan jika iman kita ditahap yang rendah..
ada sesetengah muslim yang solatnya tidak pernah ditinggalkan walupun sekali tetapi dia tetap melakukan kemungkaran. kenapa ini boleh berlaku???
ini semua berlaku disebabkan tiada penghaytan ketika menunaikan solat ataupun dengan sesuatu yang mudah difahami ialah tidak memahami maksud ayat-ayat alquran yang dibaca ketika menunaikan solat. apabila ini semua telah berlaku sesorang muslim itu tidak akan dapat pengajaran daripada kalam Allah. itu semuanya telah berlaku dan menyebabkan ramai orang islam pada hari ini mudah terdedah kepada kemungkaran.
setiap manusia mempunyai tahap iman yang berbeza.
tetapi andai seorang muslim itu bertaubat dan taubatnya adalah dengan betul-betul tidak mengulanginya lagi dan menyesal atas apa yang telah dilakukan insyaAllah mereka akan memperoleh ketenangan.
isalm itu mudah!!
jangan menjadikan ia susah. Nabi Muhammad s.a.w adalah contoh yang terbaik buat kita yang bergelar muslim.. jadi kita sepatutnya menjadikan segala usaha Rasullulah dalam menyebarkan dakwah yang penuh pancaroba itu sebagai satu panduan hidup.
waallahhuaalm
 
NaFsu SEeRakah © 2008. Design by Pocket